China Kembali Gelar Festival Es dan Salju Terbesar di Dunia

Kompas.com - 03/01/2019, 16:10 WIB
Harbin International Ice and Snow Sculpture Festival. ShutterstockHarbin International Ice and Snow Sculpture Festival.

KOMPAS.com – Udara musim dingin dengan es dan salju merupakan suatu kesenangan bagi banyak orang. Khususnya bagi masyarakat negara musim tropis, tentu menikmati musim dingin adalah pengalaman langka.

Tak perlu jauh-jauh ke Eropa untuk menikmati salju dan es. Harbin International Ice and Snow Sculpture Festival akan kembali digelar di Harbin, Provinsi Heilongjiang, China bagian utara pada 5 Januari - 5 Februari 2019.

Satu hal yang spesial, acara ini merupakan festival salju dan es terbesar di dunia yang menampilkan berbagai instalasi dan aktivitas spektakuler.

Baca juga: Ibarat Negeri Dongeng di Festival Es dan Salju Harbin

Dunia es dan salju Harbin dibuat dari balok es yang ditarik dari Sungai Songhua di dekatnya. Tahun ini, festival digelar di area seluas lebih dari 600.000 meter persegi.

Tak hanya diadakan di tempat yang begitu luas. Festival kali ini juga akan mencakup lebih dari 100 landmark yang dibuat dari 110.000 meter kubik es dan 120.000 meter kubik salju.

Keseruan Harbin International Ice and Snow Sculpture Festival

Ketika mengunjungi Harbin International Ice and Snow Sculpture Festival, pengunjung bisa berjalan di atas kastil es raksasa. Ada pula patung Buddha spektakuler yang dibuat dari sekitar 4.500 meter persegi salju.

Pengunjung juga akan dibuat terpukau dengan pertunjukan cahaya tiga dimensi. Tidak ketinggalan, seluncuran es bertema Cahaya Utara sepanjang 340 meter juga akan menambah keseruan festival ini.

Ada pula karya-karya pematung dari 12 negara berbeda yang bersaing untuk memenangkan kompetisi tahunan ini.

Harbin International Ice and Snow Festival Shutterstock Harbin International Ice and Snow Festival

Kota di sekitar gelaran acara pun mengadakan kegiatan yang bisa dinikmati hingga akhir Februari 2019. Salah satunya adalah manusia salju dengan berbagai bentuk dan ukuran yang didirikan di sepanjang sungai.

Digelar pertama kali pada 1985, Harbin International Ice and Snow Sculpture Festival ini terinspirasi dari lentera tradisional Heilongjiang yang diukir dari es dan diterangi lilin.

Festival ke-35 pada 2019 ini pun dianggap sebagai festival musim dingin terbaik di dunia bersama Sapporo Snow Festival di Jepang, Quebec Winter Carnival di Kanada, dan Holmenkollen Ski Festival di Norwegia.

Tiket untuk Harbin International Ice and Snow Sculpture Festival ini dibanderol seharga 48 dollar AS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN Travel
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X