Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 10 Januari 2019

Kompas.com - 04/01/2019, 20:11 WIB
Gunung Slamet, 3428 meter di atas permukaan laut.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Gunung Slamet, 3428 meter di atas permukaan laut.

PURBALINGGA, KOMPAS.com – Pendaki yang ingin menginjakkan kakinya di "atap Jawa Tengah" setinggi 3.428 meter di atas permukaan laut (MDPL) pada petengahan Januari 2019 besok harus menunda dulu rencananya.

Hal itu dikarenakan mulai tanggal 10 Januari 2019, jalur pendakian Gunung Slamet via Bambangan akan ditutup untuk pendakian. Penutupan jalur pendakian Gunung Slamet dilatarbelakangi oleh cuaca buruk yang kerap melanda kawasan Gunung Slamet belakangan ini.

Selain itu, penutupan juga dilakukan untuk pemulihan ekosistem sepanjang jalur pendakian guna menjaga kelestarian flora dan fauna.

Baca juga: Taman Bunga Cantik di Kaki Gunung Slamet

Kepala Pos Basecamp Slamet via Bambangan, Slamet Ardiansyah ketika dihubungi Kompas.com mengatakan, penutupan ini juga disebabkan oleh jalur pendakian yang mengalami kerusakan.

“Jalur sangat rusak dan kita pun dapat keluhan juga dari pendaki untuk masalah jalur pendakian,” ujar dia.

Menurut Slamet, jalur yang paling parah kerusakannya ada di Pos Bayangan pertama ke atas. Jalur yang rusak ini membuat pendaki lantas membuat jalur lain untuk tetap bisa lewat.

Mengenai durasi penutupan, Slamet menuturkan bahwa belum ada batas waktu yang jelas mengenai sampai kapan jalur pendakian akan dibuka kembali. Yang pasti penutupan akan dilakukan pada Bulan Januari dan Februari ketika cuaca sedang tidak baik.

“Kalau cuaca sudah bagus, yang jelas akan ada semacam perbaikan jalur. Kalau diperbaiki, tetapi tetap dibuka kan sama saja. Jadi untuk antisipasi, lebih baik ditutup dahulu untuk sementara dari aktivitas pendakian,” ujar Kepala Pos Basecamp Slamet via Bambangan ini.

Puncak Gunung Slamet, Jawa Tengah.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Puncak Gunung Slamet, Jawa Tengah.

Selain Bambangan, jalur pendakian lain yang juga ditutup pada tanggal 10 Januari 2019 besok adalah Dipajaya, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Hal itu karena jalur Dipajaya nantinya akan menjadi satu dengan jalur Bambangan.

Sementara itu, penutupan jalur pendakian Gunung Slamet juga kemungkinan akan diikuti oleh pintu pendakian lainnya seperti Guci dan Baturraden.

“Untuk jaur lain pun kita sudah konfirmasi. Ini yang belum hanya jalur Baturraden yang belum dikomunikasikan. Baru lewat WA saja,” ujar Slamet.

Slamet melanjutkan, untuk Jalur Guci, pihaknya sudah mengonfirmasi.

“Iya, oke. Maksimal tanggal sepuluhan,” ujar dia.

Slamet pun membenarkan kalau jalur pendakian via Guci kemungkinan juga akan ditutup pada tanggal 10 Januari 2019 besok.




Close Ads X