Warung Kopi Ini Mangkal Mulai di Tepi Jalan sampai Hajatan Kawinan

Kompas.com - 07/01/2019, 10:18 WIB
Novian (memegang gelas) menyulap motor gerobaknya menjadi warung kopi yang bisa berpindah-pindah.ARSIP NOVIAN Novian (memegang gelas) menyulap motor gerobaknya menjadi warung kopi yang bisa berpindah-pindah.

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Novian Dharma Putra, warga Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Kota Banyuwangi, Jawa Timur memiliki cara unik untuk mengenalkan kopi nusantara. Dia menyulap motor gerobaknya menjadi warung kopi yang bisa berpindah-pindah.

Warung kopinya juga dilengkapi dengan bangku dan kopi seperti warung pada umumnya. Hal tersebut dia lakukan untuk mempermudah mengenalkan kopi nusantara yang dia jual ke masyarakat Banyuwangi.

"Karena warungnya menggunakan motor gerobak, saya bisa pindah-pindah. Kadang di pasar, di pinggir jalan bahkan beberapa kali diundang ke acara hajatan kawinan sampai perkantoran," kata Novian kepada Kompas.com, Sabtu (5/1/2019).

Baca juga: Inilah Kedai Kopi Milik Penyeduh Kopi Terbaik Dunia

Dengan berpindah-pindah tempat jualan, Novian berharap bisa melayani konsumen dari semua kalangan karena menurutnya yang terpenting adalah edukasi tentang kopi sehingga masyarakat mengetahui jeni-jenis kopi di Indonesia serta cara penyajiannya.

Novian dan warung kopinya saat diundang di salah satu kantor di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur.ARSIP NOVIAN Novian dan warung kopinya saat diundang di salah satu kantor di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur.
"Minimal pemesanan 10 kopi, maka saya akan datang langsung ke lokasi acara. Selama ini kan jika ingin kopi yang berkualitas harus datang ke kafe. Sekarang warungnya yang datang," katanya.

Jenis kopi yang dibawa juga beragam mulai dari jenis arabica dan robusta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Bali, Papua, Aceh Gayo. Termasuk juga kopi asli Banyuwangi seperti kopi yang berasal dari Gombeng, Tlemung dan Kalibaru.

Baca juga: Di Banyuwangi, Kopi Dijadikan Aksesoris oleh Anggota Karang Taruna

Pembeli kopi bisa langsung melihat Novian menyeduh kopi dengan berbagai alat manual yang tersedia mulai dari vietnam pot hingga aeropres coffee.

"Saya pribadi lebih menekankan pada edukasi bahwa kopi itu bukan hanya digunting, tapi juga digiling. Saya juga menjualkan kopi-kopi produk langsung dari petani kopi khususnya yang berasal dari Banyuwangi," katanya sambil menunjukkan beberapa produk kopi yang tersaji di meja.

Berbagai jenis kopi Nusantara di warung kopi milik Novian di Banyuwangi, Jawa Timur.ARSIP NOVIAN Berbagai jenis kopi Nusantara di warung kopi milik Novian di Banyuwangi, Jawa Timur.
Menurut Novian, tidak jarang ada pembeli yang meminta dirinya untuk menjelaskan jenis-jenis kopi dan perbedaan rasa dari cara penyeduhan.

Bahkan tidak segan, Novian juga mengajak pembeli untuk mempraktikkan langsung cara penyeduhan kopi.

"Sangat menyenangkan bisa berbagi pengalaman kepada para pembeli. Paling tidak mereka bisa menghargai secangkir kopi yang berasal dari biji kopi terbaik yang dihasilkan oleh para petani kopi di Indonesia," pungkasnya.



Close Ads X