Cerita Pengemudi Online yang Antar 350 Makanan dalam Sebulan

Kompas.com - 08/01/2019, 10:05 WIB
Pengemudi GOJEK Fahri bersama merchant Gojek dan  Chief Commercial Expansion Gojek, Catherine Hindra Sutjahyo.Dok. GOJEK Pengemudi GOJEK Fahri bersama merchant Gojek dan Chief Commercial Expansion Gojek, Catherine Hindra Sutjahyo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Apakah Anda gemar memesan makanan lewat aplikasi ojek online? Tentunya selain restoran atau rumah makan, pengemudi ojek online berperan penting agar makanan yang Anda pesan tiba secepatnya.

Fahri Rizky Fauzan (27) adalah salah satu pengemudi GOJEK yang mengantar makanan dari aplikasi GO-FOOD. Ia merupakan salah satu mitra gojek yang beprestasi dan menerima hadiah berupa satu buah sepeda motor dari GOJEK atas pencapaiannya.

Selama satu bulan penyelenggaran Pesta MaMiMuMeMo, promo makanan dari GO-FOOD yang Fahri tercatat mengantar makanan 350 makanan .

"Sebenarnya saya juga nggak nyangka, paling banyak se-Jabodetabek," kata Fahri saat ditemui di acara jumpa pers Pencapaian 2018 dan Prediksi Kuliner 2019 GO-FOOD di kantor usat GOJEK, Blok M, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Fahri bercerita dalam sehari ia bisa mengantar 13-14 pesanan makanan, ketika promo Pesta MaMiMuMeMo ia dapat mengantar sampai 18 pesanan makanan per hari.

Mengantar makanan dengan jumlah yang cukup banyak, Fahri punya trik tersendiri. Ia biasa mengambil pesanan makanan di mal dekat tempat tinggalnya. Kebetulan Fahri bercerita sudah mengenal staf di restoran mal sehingga bisa menelpon terlebih dahulu agar disiapkan.

"Nanti kalau malnya sudah tutup, saya biasa nongkong dekat restoran cepat saji 24 jam, jadi bisa langsung cepat," kata Fahri.

Ia juga mengaku melakukan perhitungan bahan bakar kendaraan dan pengeluaran lainnya. Misalnya untuk mengakali ongkos parkir, Fahri biasa menitipkan motor di warung seberang mal, agar tidak terkena biaya parkir mal.

Berbagai suka duka juga dialami Fahri ketika mengantar makanan. Misalnya ketika promo Pesta MaMiMuMeMo yang gratis ongkos kiri, banyak kostumer yang memberi tips untuknya sebagai tambahan.

"Dukanya kadang hujan. Saya harus koordinasi dulu sama kostumer waktunya jadi lebih lama. Kadang masih ada yang cancel. Sama kalau ada pesanan pizza, karena kotaknya tidak muat ditaruh depan motor, jadi harus saya pangku sepanjang jalan. Panas-panas gitu," cerita Fahri mengundang tawa.

Fahri mengaku bersyukur mendapat sepeda motor dari hasil jerih payahnya. Ia berencana sepeda motor tersebut dapat semakin menunjang operasionalnya.




Close Ads X