Jelajah Goa Jepang yang Tersembunyi di Lereng Selatan Merapi

Kompas.com - 09/01/2019, 11:14 WIB
Gua Jepang Kaliurang yang tersembunyi di tengah hutan lereng selatan MerapiKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Gua Jepang Kaliurang yang tersembunyi di tengah hutan lereng selatan Merapi

SLEMAN, KOMPAS.com – Jepang yang menjajah Indonesia sekitar 3,5 tahun ternyata juga menyisakan berbagai peninggalan sejarah. Salah satu yang paling banyak tersebar di Indonesia adalah goa.

Karena merupakan peninggalan masa penjajahan jepang, goa itu sekarang ini kerap disebut sebagai Goa Jepang. Khususnya di Yogyakarta, ada beberapa peninggalan Goa Jepang, salah satunya ada di lereng selatan Gunung Merapi.

Baca juga: Keindahan Goa Kristal di Kupang Memukau Wisatawan

Secara administratif, Goa Jepang yang satu ini berada di Kecamatan Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Menuju gua dapat ditempuh dari kawasan wisata alam Nirmolo.

Jarak tempuh dari Kota Yogyakarta sampai kawasan wisata alam itu adalah sekitar 27 kilometer dengan waktu tempuh kurang-lebih satu jam.

Pendakian menuju Goa Jepang Kaliurang

Nantinya usai memarkir kendaraan dan membeli tiket masuk, perjalanan menuju Goa Jepang Kaliurang dilanjutkan dengan berjalan kaki. Waktu tempuh dari loket sampai lokasi gua adalah sekitar 45 menit.

Baca juga: Sejarah yang Sering Dihubungkan Mistis, 3 Goa Jepang di Indonesia

Rute jalan setapak yang dilalui nantinya akan seperti pendakian gunung. Meski demikian, kondisi rute cukup mudah untuk dilalui karena pihak pengelola dari Taman Nasional Gunung Merapi telah membangun jalan dari batu.

Nantinya di tengah jalan, akan ditemui Goa Jepang pertama berupa dua lubang untuk melihat dan mengarahkan senapan. Jalan setapak akan terus berlanjut. Beberapa saat melangkah, akan ditemui percabangan ke Bukit Plawangan.

Gua Jepang Kaliurang yang PertamaKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Gua Jepang Kaliurang yang Pertama
Ambil jalan yang ditunjukkan oleh plang penunjuk jalan menuju Goa Jepang. Rute jalan setapak masih sama seperti sebelumnya, yakni dari jalan berbatu. Namun semakin jauh melangkah, kondisi jalan menjadi semakin buruk.

Baca juga: Unik, Rapat Koordinasi Geopark Indonesia Digelar di dalam Goa

Selain semakin menyempit, kondisi batu di jalan juga sudah tidak lagi rata. Hal itu tentu membutuhkan kehati-hatian bagi siapa saja yang menapakinya. Selain itu, ketika musim hujan kondisinya agak licin karena lumut tumbuh di atas batu.

Goa Jepang yang Tersembunyi

Setelah sekitar 45 menit melangkah, sampailah perjalanan di Goa Jepang Kaliurang. Pintu goa langsung menyambut kedua mata di samping jalan. Ada beberapa mulut goa yang tersambung satu sama lainnya.

Kondisi dalam goa pun gelap dan tanpa penerangan sama sekali. Ketika musim hujan, maka air akan menetes dari celah dinding dan atap goa. Dalam goa pun kosong, hanya ada lorong sunyi peninggalan masa lalu.

Sementara itu, jalan setapak sebenarnya masih berlanjut. Namun kondisinya sempit dan semakin tertutup oleh tanaman liar. Beberapa bagiannya pun sudah ada yang longsong.

Bagi mereka yang ingin menjelajah Goa Jepang Kaliurang sekaligus mengetahui seputar sejarahnya, akan lebih baik jika didampingi oleh pemandu. Selain lebih aman, tentunya pemandu lebih tahu mengenai spot-spot dan cerita menarik di sana.

Bagian dalam salah satu Gua Jepang KaliurangKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Bagian dalam salah satu Gua Jepang Kaliurang
Kunjungan ke Goa Jepang Kaliurang hanya diperbolehkan sampai pukul 15.00 WIB demi keselamatan. Selain itu, aturan yang wajib dipatuhi pengunjung lainnya adalah tetap menjaga tingkah dan tutur kata, serta tidak membuang sampah sembarangan.

Saat ini kawasan wisata di sekitar Gunung Merapi yang ditutup hanyalah jalur pendakian karena meningkatnya aktivitas vulkanik. Sementara destinasi wisata lain di lereng Merapi termasuk Nirmolo masih buka.

Namun tidak menutup kemungkinan Wisata Alam Nirmolo dan Goa Jepang ditutup jika aktivitas Gunung Merapi semakin meningkat.



Close Ads X