Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wonogiri Juga Punya Hutan Pinus yang Instagramable, Tertarik?

Kompas.com - 10/01/2019, 09:06 WIB
Anggara Wikan Prasetya,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

WONOGIRI, KOMPAS.com Hutan pinus saat ini memang menjadi salah satu obyek wisata yang cukup digemari wisatawan. Selain teduh dan segar, wisata hutan pinus juga merupakan lokasi yang Instagramable.

Sekarang pun kawasan wisata hutan pinus semakin dipercantik agar mampu menjadi spot foto yang menarik bagi pengunjung masa kini. Jika banyak pengunjung yang berfoto, maka otomatis destinasi itu akan viral dan ramai kunjungan.

Baca juga: Hutan Pinus Mangunan, Tempat “Ngadem” nan Fotogenik di Jogja

Wisata hutan pinus ternyata juga ada di Wonogiri. Salah satu destinasi yang sedang naik daun adalah Wisata Wonoasri Seper (WNS). Secara administratif, wisata hutan pinus ini berlokasi di Dusun Seper, Desa Balepanjang, Kecamatan Jatipuro, Wonogiri.

WNS terletak di lereng Lawu Selatan yang masuk wilayah Kabupaten Wonogiri. Jarak tempuh dari pusat Kota Wonogiri adalah sekitar 35,5 kilometer dengan lama perjalanan kurang-lebih satu jam.

Jarak dan waktu perjalanan tersebut diperoleh jika menempuh rute termudah, yakni terlebih dahulu menempuh perjalanan sekitar 27 kilometer dari Wonogiri ke arah timur sampai Pasar Jatisrono.

Sebelum Pasar Jatisrono, perjalanan dilanjutkan dengan berbelok ke arah utara di Jalan Raya Jatipuro. Cukup ikuti jalan utama, nantinya akan ditemui plang petunjuk jalan menuju Wonoasri.

Keindahan Taman di Tengah Hutan Pinus

Berada di lereng Lawu Selatan, kondisi jalan menjelang sampai WNS akan menanjak. Meski demikian, tanjakannya tidakah terjal. Begitu masuk kawasan WNS, rute yang harus dilalui adalah berupa jalan cor desa yang cukup sempit.

Usai membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000 di loket, perjalanan berlanjut melalui jalan batu. Area parkir tidak lagi jauh. Begitu ada deretan warung makan, perjalanan akhirnya sampai di WNS.

Baca juga: Pinusan Kragilan, Hutan Pinus “Instagrammable” di Lereng Barat Gunung Merbabu

Taman di tengah pepohonan pinus yang menjulang tinggi seolah langsung menyambut wisatawan usai melewati perjalanan jauh untuk sampai ke sini. Pengelola pun telah menghias dan menata taman itu sehingga tampak begitu serasi dengan barisan pohon pinus.

Dinamai Bukit Asmara, taman ini ditata dan dilengkapi dengan berbagai ornamen romantis seperti jembatan pelangi serta gambar hati. Gubug kecil untuk beristirahat juga telah tersedia untuk menikmati segarnya udara hutan pinus.

Wahana jembatan di Hutan Wisata Wonoasri Seper (WNS), WonogiriKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Wahana jembatan di Hutan Wisata Wonoasri Seper (WNS), Wonogiri

Pemandangan dari ketinggian juga bisa dinikmati dari kawasan hutan pinus ini. Wisatawan bisa naik ke rumah pohon dan jembatan untuk mendapat pemandangan yang lebih jelas.

Jika cuaca cerah, deretan perbukitan sebelah selatan Wonogiri yang memanjang akan terlihat begitu menawan. Kota Wonogiri dan Waduk Gajah Mungkur juga tampak dari rumah pohon WNS ini.

Tak hanya menawarkan pemandangan yang indah, beberapa spot foto juga telah dibangun di rumah pohon dan jembatan. Wisatawan bisa berfoto di spot itu dengan latar belakang panorama dari ketinggian.

Di Tengah Rimbunnya Hutan Pinus

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Jalan Jalan
Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Travel Update
Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Travel Update
Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Jalan Jalan
10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

Jalan Jalan
Tanggapi Larangan 'Study Tour', Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Tanggapi Larangan "Study Tour", Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Travel Update
Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com