Kompas.com - 10/01/2019, 18:20 WIB
Wisatawan menikmati pemandangan pedesaan sawah berundak (terasering) di Desa Tegallalang, Gianyar, Bali, Senin (1/10/2018).  ANTARA FOTO/FIKRI YUSUFWisatawan menikmati pemandangan pedesaan sawah berundak (terasering) di Desa Tegallalang, Gianyar, Bali, Senin (1/10/2018).

LONDON, KOMPAS.com - Indonesia menerima penghargaan Reisgraag Award sebagai "The Best Destination" yang merupakan penghargaan pertama Indonesia sejak pertama kali penghargaan tersebut diluncurkan pada 2011.

Minister Counsellor Fungsi Ekonomi KBRI Denhaag, Noorman Effendi kepada Antara London,  Kamis (10/1/2019), mengatakan penghargaan tersebut diserahkan secara resmi pada "Networking and Gathering Event Indonesia" pada hari pertama penyelenggaraan Pameran Pariwisata Vakantiebeurs 2019 di Utrecht, Belanda.

Pameran Vakantiebeurs 2019 merupakan pameran pariwisata terbesar di wilayah Benelux.

Baca juga: Indonesia Bidik Wisatawan Belanda untuk Liburan Musim Panas

Pameran dikunjungi oleh calon wisatawan yang datang bukan hanya dari negara Benelux, namun juga dari negara Eropa lainnya. Mereka ingin menghabiskan waktu liburan sepanjang tahun 2019 dengan mengunjungi destinasi wisata unik di berbagai belahan dunia.

Kapal pesiar berbendera Bahamas bersandar di Dermaga Samudera, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/11/2018).ARSIP HUMAS PELINDO III Kapal pesiar berbendera Bahamas bersandar di Dermaga Samudera, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/11/2018).
Melalui Vakantiebeurs 2019, pengunjung dapat memperoleh informasi terbaru mengenai "travel trends", destinasi liburan terbaru, dan juga tips-tips saat mengunjungi destinasi favorit.

Selain dihadiri ratusan ribu pengunjung, Vakantiebuers 2019 juga diliput sekitar 100 media dari berbagai negara dan "travel bloggers".

Baca juga: Kemenpar Rilis 10 Acara Unggulan Pariwisata Sepanjang 2019

Pada pameran yang berlangsung hingga 13 Januari 2019 di Jaarbeurs, Utrecht, kali ini Kementerian Pariwisata menggandeng 21 industri pariwisata terdiri dari 11 travel agent/tour operator, 10 hotel/akomodasi, organisasi kepariwisataan, dan Garuda Indonesia.

Di Paviliun Wonderful Indonesia, pengunjung tidak hanya akan mendapatkan informasi seputar destinasi wisata unik dan menarik di Indonesia, tapi juga beragam aktivitas, menampilkan budaya Indonesia melalui sajian tarian, karnaval, musik, dan juga "body painting" dengan menggunakan henna.

Wisatawan berkunjung di kompleks wisata Taman Sari Yogyakarta, Jumat (9/11/2018). Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia secara kumulatif (Januari-September 2018) mencapai 11,93 juta kunjungan, atau naik 11,81 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017 yang berjumlah 10,67 juta kunjungan.  ANTARA FOTO/ANDREAS FITRI ATMOKO Wisatawan berkunjung di kompleks wisata Taman Sari Yogyakarta, Jumat (9/11/2018). Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia secara kumulatif (Januari-September 2018) mencapai 11,93 juta kunjungan, atau naik 11,81 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017 yang berjumlah 10,67 juta kunjungan.
Selain itu pemutaran film di layar informasi mengajak pengunjung untuk mengeksplorasi lebih jauh keindahan alam, kesenian dan kerajinan yang unik, musik yang khas, kekayaan gastronomi, dan destinasi wisata di Indonesia.

Baca juga: Turis Eropa Menari Sanggu Alu, Lipa Songke, dan Congkae Sae di Flores

Paviliun Indonesia menyajikan "hospitality corner" yang merupakan representasi keramahan masyarakat Indonesia dengan sajian makanan khas, kopi, dan minuman tradisional lainnya yang dibagikan cuma-cuma.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X