Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Kiat Tetap Hemat meski Bagasi Pesawat Berbayar

Kompas.com - 10/01/2019, 22:04 WIB
Silvita Agmasari,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

Sumber Trip savvy

JAKARTA,KOMPAS.com - Ramai-ramai maskapai berbiaya rendah di Indonesia menjual bagasi pesawat. Kini penumpang hanya dapat mengandalkan bagasi kabin jika ingin tetap hemat.

Selain mengandalkan bagasi kabin ada beberapa cara lain yang dapat dilakukan untuk menghemat uang dari bagasi pesawat berbayar seperti berikut ini:

1. Pelajari Peraturan Maskapai

Setiap maskapai punya peraturan mengenai ukuran dan bobot bagasi kabin gratis, serta tarif bagasi tambahan. Sebelum berangkat, baca dengan jelas ketentuan tersebut di situs resmi maskapai. Hal ini juga emmudahkan dalam menyortir barang bawaan Anda.

2. Sortir Barang Bawaan

Mulailah menyortir barang bawaan Anda. Perkirakan jumlah, jenis bahan, dan pindahkan perlengkapan mandi serta kosmetik ke wadah yang lebih kecil. Kemudian gulung pakaian alih-alih dilipat.

3. Timbang Barang Bawaan Jauh Jauh Hari

Berinvestasilah dengan timbangan gantung portable jika Anda sering bepergian. Timbang dahulu sebelum berangkat ke bandara barang bawaan kabin. Jika memang ingin membeli oleh-oleh sisakan tempat dan di tas Anda.

4. Beli Bagasi Tambahan Lewat Online

Jika kapasitas tas jinjing gratis masih belum cukup. Belilah bagasi tambahan lewat online jauh-jauh hari. Bagasi tambahan dapat dibeli di situs resmi maskapai atau agen perjalanan yang bekerja sama dengan maskapai tersebut. Hindari membayar saat di bandara karena tarif bagasi tambahan akan lebih mahal.

5. Kirim Barang Lewat Ekspedisi

Jika Anda membawa barang berbobot berat, bandingkan tarif bagasi tambahan dengan tarif ekspedisi pengiriman luar kota atau luar negeri. Mengirim barang bawaan lewat ekspedisi akan sangat berguna saat perjalanan pulang kampung.

6. Bergabung dengan Milis Maskapai

Beberapa maskapai memberi bagasi tambahan bagasi bagi anggota milis. Biasanya mendaftar milis maskapai gratis. Kumpulkan poin semakin besar semakin banyak keuntungan yang didapat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Trip savvy
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Travel Update
Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Travel Update
Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Travel Update
Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Travel Update
Okupansi Kamar Hotel di Nusa Dua Bali Capai 80 Persen, Mayoritas Tamu Domestik 

Okupansi Kamar Hotel di Nusa Dua Bali Capai 80 Persen, Mayoritas Tamu Domestik 

Hotel Story
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com