Garuda Jajaki Penerbangan Kupang-Alor - Kompas.com

Garuda Jajaki Penerbangan Kupang-Alor

Kompas.com - 11/01/2019, 14:10 WIB
Perairan Alor, Nusa Tenggara Timur.dok. WWF Indonesia Perairan Alor, Nusa Tenggara Timur.

KUPANG, KOMPAS.com - General Manager Garuda Indonesia Cabang Kupang, Yudi M Fulkan mengatakan pihaknya sedang menjajaki layanan penerbangan yang menghubungkan Kota Kupang dengan Kabupaten Alor di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Saat ini kami sedang jajaki untuk melayani penyeberangan Kupang-Alor, sedang dilakukan kajian dan negosiasi," katanya ketika dihubungi Antara di Kupang, Kamis (10/1/2019).

Ia mengatakan, target layanan rute penerbangan ini akan dioperasikan pada tahun ini, namun belum ditentukan pada bulan berapa.

Baca juga: Apa yang Menarik di Alor? Menikmati Sunset dari Bukit Hulnani

Rencana layanan penerbangan ini, menurut Yudi, akan dilakukan setiap hari dengan menggunakan pesawat jenis ATR.

Menurut Fulkan, rute penerbangan ini dijajaki karena mempertimbangkan aspek bisnis dan pariwisata yang cukup bagus.

"Mudah-mudahan rute ini bisa kami layani di tahun 2019 ini," katanya.

Baca juga: Berapa Bujet Backpacking ke Alor?

Secara terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan, pemprov terus mendorong dukungan maskapai di Tanah Air untuk melayani penerbangan di daerah setempat.

"Terutama yang dari Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi dan pintu masuk ini kita harapkan terhubung dengan baik dengan daerah-daerah," katanya.

Para penjual kain tenun Alor yang berjualan di atas kapal di Pulau Ternate, Alor, NTT. KOMPAS.com/SILVITA AGMASARI Para penjual kain tenun Alor yang berjualan di atas kapal di Pulau Ternate, Alor, NTT.
Menurutnya, saat ini konektivitas antar-wilayah yang terhubung dengan trasnportasi udara sudah berkembang siginifikan karena semua daerah telah terhubung.

Hanya saja, lanjut Marius Ardu Jelamu, untuk daerah yang memiliki potensi pariwisata yang sudah terkenal perlu didukung dengan hadirnya layanan penerbangan yang memadai.

"Seperti di Alor yang memiliki taman laut, di Rote ada tempat berselancar yang sudah mendunia, wisata Kelabba Maja di Sabu, di Sumba, dan lainnya. Kita harapkan ini semakin mudah dijangkau wisatawan yang masuk melalui Kota Kupang," katanya.



Close Ads X