Kompas.com - 12/01/2019, 17:01 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Banyak pilihan cara ditawarkan untuk menikmati kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah.

Di antaranya menggunakan sepeda onthel, wisatawan dapat berkeliling Kota Lama mengendarai sepeda.

Menggunakan sepeda, pengunjung dapat melintasi jalur yang telah ditentukan.

Perjalanan dimulai dari Monod Diephuis, Gereja Blendhuk, Jembatan Berok, Jalan Empu Tantular, Marabunta, Jalan Letjen Suprapto dan kembali ke titik awal.

Baca juga: Berfoto Ala Noni Belanda di Taman Srigunting Kota Lama Semarang, Mau?

Sambil bersepeda, pengunjung juga diperbolehkan memasuki gedung-gedung kuno yang dilewati. Mereka juga didampingi seorang pemandu wisata (guide) dalam perjalanan.

"Guide ini yang akan menjelaskan sejarah gedung-gedung kuno yang dilewati," kata Yuliansyah Ariawan, Destination Management Organizaton (DMO) Kota Tua Jakarta yang diperbantukan di Kota Lama Semarang, Jumat (11/1/2019).

Wisatawan bergaya ala noni Belanda di Taman Srigunting, Semarang, Rabu (28/3/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Wisatawan bergaya ala noni Belanda di Taman Srigunting, Semarang, Rabu (28/3/2018).
Ia menyebutkan, guide yang memandu wisatawan di Kota Lama ini telah menjalani pelatihan selama tiga bulan.

Mereka diberikan sejumlah materi tentang pariwisata dari Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).

Baca juga: Kota Lama Semarang Segera Dilengkapi Becak Wisata

Wisatawan yang ingin bersepeda keliling Kota Lama dapat langsung berkunjung ke Tourist Information di Gudung Popo.

Gedung ini berada di Jalan Branjangan, berseberangan dengan Dream Museum Zone (DMZ). "Kami mulai beroperasi sejak tanggal 23 Desember kemarin," sebut Ari, sapaan akrabnya.

Baca juga: Wisatawan Kagumi Suasana Kota Lama Semarang yang Eksotis

Selain sepeda, pengunjung juga dapat memilih paket lain yaitu walking tour atau vespa tour. Paket-paket ini disediakan sesuai dengan tujuan wisatawan datang di Kota Lama.

"Wisatawan datang ke Kota Lama itu kan ada yang hanya foto-foto, ada juga yang untuk keperluan penelitian. Banyak mahasiswa datang untuk keperluan tugas," tuturnya.

Kota Lama Semarang.ARSIP PEMKOT SEMARANG Kota Lama Semarang.
Masing-masing paket ini diberi tarif yang bervariasi. Cycling dan vespa tour Rp 75.000 dan walking tour Rp 50.000.

Dalam perjalanan, pengunjung dapat memasuki sejumlah gedung kuno yang dilintasi.

Dari musim libur Natal dan tahun baru lalu, ia mengungkapkan, vespa tour menjadi favorit para pengunjung.

Dua vespa yang disediakan kewalahan melayani wisatawan, sehingga didatangkan dua vespa tambahan.

"Didampingi pemandu, wisatawan selain mendapat cerita tentang kota lama juga mendapat potongan Rp 30.000 jika ingin memasuki DMZ," katanya.

Ia mengatakan, di Kota Lama Semarang, ini merupakan paket perjalanan pertama yang didampingi guide.

Gereja Blenduk, gereja tertua di Jawa Tengah yang menjadi salah satu ikon Kota Lama Semarang difoto dari udara, Minggu (29/6/2014).KOMPAS.COM / KRISTIANTO PURNOMO - FIKRIA HIDAYAT Gereja Blenduk, gereja tertua di Jawa Tengah yang menjadi salah satu ikon Kota Lama Semarang difoto dari udara, Minggu (29/6/2014).
Guide diharapkan akan membantu pengunjung yang belajar tentang sejarah Kota Lama Semarang.

"Wisatawan asing juga pernah kami dampingi, kemarin dari Jerman dan tadi pagi dari China," tambah Ari. (Tribun Jateng)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.