Garuda Indonesia Turunkan Harga Tiket di Jam-jam Tertentu

Kompas.com - 12/01/2019, 20:04 WIB
Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah (tengah) berfoto bersama awak kabin di depan pesawat Garuda Indonesia, di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (7/12/2018). Garuda Indonesia meluncurkan layanan penerbangan bernuansa klasik bertajuk Garuda Indonesia Vintage Flight Experience dari tanggal 7-17 Desember 2018KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah (tengah) berfoto bersama awak kabin di depan pesawat Garuda Indonesia, di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (7/12/2018). Garuda Indonesia meluncurkan layanan penerbangan bernuansa klasik bertajuk Garuda Indonesia Vintage Flight Experience dari tanggal 7-17 Desember 2018

JAKARTA, KOMPAS.com - Garuda Indonesia menerapkan harga tiket pesawat lebih rendah atau dengan potongan hingga 50 persen dari harga batas atas. Kebijakan tersebut diambil pasca Peak Season Natal dan Tahun Baru 2019 sesuai supply dan demand.

"Pada jam tertentu, pada rute rute tertentu dengan demand yang sudah mulai normal, Garuda Indonesia Group sdh menerapkan subclass harga moderat atau lebih rendah sesuai suply dan demand," kata Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, M. Iksan Rosan dalam keterangan pers, Sabtu (12/1).

Iksan menyebut beberapa rute penerbangan yang sudah mulai menunjukkan demand normal tersebut antara lain rute - rute ke Denpasar, Jogjakarta, dan Surabaya.

Ia melanjutkan pada jam jam tertentu, Garuda Indonesia telah memberlakukan harga moderat atau lebih rendah dengan potongan hingga lima puluh persen setelah sebelumnya dominan menawarkan harga batas atas.

"Masyarakat dapat mengunjungi web resmi Garuda Indonesia Group atau web online travel agent (OTA) atau melalui travel agent untuk melakukan transaksi untuk mendapatkan harga terbaik tersebut," tambahnya.

Harga tiket penerbangan pada jam tertentu pada rute – rute tersebut variatif dari harga terendah hingga tertinggi.

Menurut Iksan, penerapan harga sesuai suply dan demand tersebut perlu dilakukan oleh maskapai untuk memaksimalkan tingkat isian pesawat dan memaksimalkan pendapatan di tengah biaya penerbangan yang semakin meningkat.

Ia melanjutkan, sebagai bagian dari keberpihakan Garuda Indonesia kepada rakyat, Garuda Indonesia memiliki program pemberian potongan harga khusus kepada veteran, manula dan pelajar.

"Garuda Indonesia memberlakukan potongan harga hingga 25 persen bagi penumpang manula, veteran dan pelajar tersebut melalui program promo khusus maskapai," ujarnya.

Selain itu Garuda Indonesia juga sedang membahas untuk memberikan potongan harga bagi para penjaga perbatasan dan para guru dipedalaman sebagai apresiasi Garuda Indonesia atas dedikasi mereka kepada bangsa dan negara.




Close Ads X