Warna-warni Taman Bunga Celosia Mekar sampai Boyolali

Kompas.com - 14/01/2019, 13:06 WIB
Taman Bunga Celosia Ragil Kuning, Simo, Boyolali Kompas.com/Anggara Wikan PrasetyaTaman Bunga Celosia Ragil Kuning, Simo, Boyolali

BOYOLALI, KOMPAS.com – Bunga celosia dengan warna merah dan kuning yang cerah memang digemari banyak orang. Khususnya di era selfie sekarang ini, keberadaan taman bunga celosia menjadi tujuan banyak orang untuk berfoto.

Taman bunga dengan warna cerah itu pun sering kali tidak membutuhkan waktu lama untuk viral. Banyaknya orang yang berfoto di sana dan mempostingnya di media sosial membuat taman semacam itu dikenal dalam waktu singkat.

Baca juga: Klaten Kini Punya Taman Bunga Bernuansa Belanda

Taman bunga celosia pun semakin banyak bermunculan. Kini bunga itu sudah mekar sampai Boyolali, Jawa Tengah. Bernama Taman Ragil Kuning, destinasi yang sedang populer terutama bagi masyarakat Soloraya ini ada di Desa Blagung, Kecamatan Simo, Boyolali.

Jarak dan waktu tempuh Taman Ragil Kuning dari Kota Surakarta relatif dekat, yakni hanya sekitar 20 kilometer atau kurang-lebih 40 menit. Rute termudah adalah melewati Kecamatan Nogosari kemudian lanjut ke Kecamatan Simo.

Destinasi ini juga sudah ada di aplikasi Google Maps dengan nama Taman Bunga Celosia Ragil Kuning. Nantinya taman berada di sisi barat jalan, ditandai dengan banyaknya kendaraan yang parkir di sana.

Warna-warni Bunga Celosia di Boyolali

Penataan taman ini dibuat melingkar. Bunga celosia berwarna kuning dan merah cerah ditata selang-seling yang berpusat di sebuah kincir angin sederhana. Memang taman bunga berwarna-warni sering diibaratkan seperti di Negeri Belanda.

Baca juga: Warna-warni Bunga Celosia di Gersangnya Pegunungan Karst Gunungkidul

Meski taman seolah berpusat di kincir angin, tetapi ada banyak spot foto yang tersebar di seluruh areanya. Selain berfoto di kincir angin, pengunjung juga bisa berswafoto di antara bunga celosia yang bermekaran.

Spot foto sederhana juga sudah ditambahkan di beberapa titik seperti gubug, rumah hobbit, dan oramen berbentuk hati. Pengunjung bisa berfoto di spot-spot tersebut secara gratis.

Taman Bunga Ragil Kuning, Simo, Boyolali dengan ikon kincir anginnya.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Taman Bunga Ragil Kuning, Simo, Boyolali dengan ikon kincir anginnya.

Untuk saat ini Taman Ragil Kuning masih cukup becek, terutama setelah turun hujan. Jalan setapak batu yang tidak becek masih sebatas di keempat sisi dari kincir angin. Namun untuk ke depannya, jalan setapak dari batu akan ditambah lagi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tren Baru Saat Pandemi: Work From Hotel dan Apartemen

Tren Baru Saat Pandemi: Work From Hotel dan Apartemen

Promo Diskon
Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Whats Hot
Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Whats Hot
Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Jalan Jalan
Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Jalan Jalan
Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Travel Tips
Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Whats Hot
Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Whats Hot
Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Travel Tips
Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Whats Hot
PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

Whats Hot
PHRI: Langkah Pemerintah Berikan Dana Hibah itu Bagus, Kami Apresiasi

PHRI: Langkah Pemerintah Berikan Dana Hibah itu Bagus, Kami Apresiasi

Whats Hot
Lezatnya Santap 4 Kuliner Khas Daerah Ini sambil Traveling di Indonesia

Lezatnya Santap 4 Kuliner Khas Daerah Ini sambil Traveling di Indonesia

BrandzView
Tips Berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu, Cari Waktu Terbaik

Tips Berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu, Cari Waktu Terbaik

Travel Tips
Catat, Itinerary Seharian Liburan di Desa Wisata Cibuntu

Catat, Itinerary Seharian Liburan di Desa Wisata Cibuntu

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X