Kapal Belanda Jadi Daya Tarik Wisata Bawah Air Pulau Cubadak

Kompas.com - 15/01/2019, 09:15 WIB
Memandang indahnya lanskap kawasan mandeh dari puncak Panorama Satu yang hanya berjarak satu setengah kilometer sebelum pelabuhan Carocok Terusan, tempat wisatawan menyebrang menuju pulau-pulau di kawasan Mandeh.KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Memandang indahnya lanskap kawasan mandeh dari puncak Panorama Satu yang hanya berjarak satu setengah kilometer sebelum pelabuhan Carocok Terusan, tempat wisatawan menyebrang menuju pulau-pulau di kawasan Mandeh.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan wisata Mandeh kini menjadi destinasi unggulan di Sumatera Barat. Hamparan pasir putih dan laut biru yang dikelilingi batuan karstnya kian menarik perhatian wisatawan dalam maupun luar negeri.

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengatakan, ada satu hal yang belakangan ini membuat wisatawan kian tertarik mengunjungi Mandeh.

"Banyak ikan warna-warni. Ada orang Italia main ke Pulau Cubadak. Di situ orang bisa menyelam, ikannya bagus sekali. Di situ juga ada kapal zaman Belanda tenggelam. Tempat itu sekarang jadi wisata nyelam," ujar Hendra saat ditemui di gedung Kementerian Pariwisata, Senin (14/1/2019).

Baca juga: Berlibur di Padang? Mampir ke Raja Ampat-nya Sumbar dengan Kapal Bintang Mandeh

Adapun Pulau Cubadak terletak di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Pulau Cubadak terletak di Kawasan Wisata Mandeh yang jaraknya sekitar 40 kilometer di sebelah selatan Padang.

Menurut Hendra, saat ini pihaknya terus mempromosikan Pulau Cubadak dan titik-titik wisata Teluk Mandeh lainnya yang menjadi salah satu destinasi unggulan Sumatera Barat.

Baca juga: Bersantai Sejenak di Puncak Panorama Satu sebelum ke Mandeh

Akses menuju pulau itu pun kini kian mudah. Saat ini ada sekitar 400 kapal nelayan yang siap sedia mengantarkan para wisatawan menyusuri keindahan Mandeh.

Wisatawan dapat menuju Dermaga Carocok untuk melanjutkan perjalanan mengelilingi Mandeh. Menurutnya, pembangunan dermaga akan terus dilakukan demi kenyamanan wisatawan.

Melihat peandangan kawasan Mandeh dari Bukit Panorama Satu kawasan wisata Mandeh.KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Melihat peandangan kawasan Mandeh dari Bukit Panorama Satu kawasan wisata Mandeh.
Tak hanya itu, kini di sekitar kawasan wisata Mandeh juga telah dibangun banyak homestay yang dapat digunakan para wisatawan untuk menginap.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, keindahan Mandeh tak dapat diragukan lagi.

"Bahkan menurut Bapak Presiden Mandeh ini adalah 'Raja Ampat-nya Sumatera Barat'. Jadi sangat indah," ujarnya.

 Menpar berharap semakin banyak wisatawan yang tertarik mengunjungi kawasan wisata ini.




Close Ads X