Panduan Menuju Situ Gunung Sukabumi dengan Transportasi Umum

Kompas.com - 15/01/2019, 17:11 WIB
Wisatawan melintasi Suspesion Bridge yang terletak di kawasan wisata Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (13/1/2019). Kompas.com/SHERLY PUSPITAWisatawan melintasi Suspesion Bridge yang terletak di kawasan wisata Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (13/1/2019).

KOMPAS.com - Kawasan wisata Situ Gunung yang terletak di Kecamatan Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat,kian digemari wisatawan.

Para wisatawan dalam dan luar negeri berbondong-bondong menyambangi kawasan ini untuk melihat indahnya Situ Gunung, jembatan gantung terpanjang di Indonesia, hingga curug-curug yang terdapat di sekitar kawasan wisata ini.

Bagi wisatawan dari Jakarta, Anda dapat menuju kawasan ini dengan transportasi umum.

Baca juga: Serunya Kemping di Dekat Curug Sawer Situ Gunung

Pertama, dari Jakarta Anda harus menuju Stasiun KRL Bogor terlebih dahulu. Sesampainya di Stasiun Bogor, Anda harus berjalan sekitar 1 kilometer untuk menuju Stasiun Bogor Paledang.

Kemudian Anda harus membeli tiket tujuan Sukabumi. Harga tiket menuju Sukabumi bervariasi mulai dari Rp 35.000 untuk kelas ekonomi hingga Rp 80.00 untuk kelas eksekutif.

Kereta pertama dari Stasiun Bogor Paledang berangkat pukul 07.50 WIB. Stasiun paling dekat dengan Kawsan Wisata Situ Gunung adalah Stasiun Cisaat. Oleh sebab itu Anda harus turun di Stasiun Cisaat, satu stasiun sebelum Stasiun Sukabumi. Anda butuh wakt sekitar 2 jam untuk sampai Stasiun Cisaat.

Kereta api Siliwangi dari Stasiun Bumiayu menuju Stasiun Paledang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/10/2014). Pemandangan alam dan hamparan sawah menjadi pemandangan selama perjalanan. Kereta api menjadi salah satu transportasi yang dapat digunakan saat berwisata ke Sukabumi. KOMPAS/PRIYOMBODO Kereta api Siliwangi dari Stasiun Bumiayu menuju Stasiun Paledang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/10/2014). Pemandangan alam dan hamparan sawah menjadi pemandangan selama perjalanan. Kereta api menjadi salah satu transportasi yang dapat digunakan saat berwisata ke Sukabumi.

Sesampainya di Stasiun Cisaat, akan tersedia ojek pangkalan hingga angkot yang dapat Anda jadikan transportasi menuju kawasan wisata.

Jika Anda datang bersama rombongan, menggunakan angkot sewaan bisa jadi piliha terbaik. Biayanya Rp 150.000 untuk satu angkot yang dapat diisi sekitar 8 orang.

Yang menarik, dengan biaya itu, Anda boleh meminta sopir mengantar ke tempat makan atau swalayan terlebih dahulu sebelum menuju Situ Gunung. Sopir akan dengan sabar menunggu Anda selama makan atau berbelanja.

Baca juga: Sensasi Melintasi Jembatan Gantung Terpanjang di Indonesia

Untuk pulang, Anda dapat menggunakan cara yang sama jika Anda sudah menyiapkan tiket kereta untuk pulang.

Namun jika Anda tak memiliki tiket kereta untuk pulang, Anda dapat menggunakan elf tujuan Bogor.

Caranya, Anda dapat menggunakan angkot yang tersedia di sekitar kawsan wisata Situ Gunung untuk menuju Cibolang. Di sana akan tersedia elf tujuan Bogor atau kerap disebut oleh masyarakat sekitar sebagai elf citah.

Baca juga: Inikah Tempat Terbaik Melihat Sunrise di Sukabumi?

Waktu yang Anda butuhkan menuju Bogor dengan elf citah ini akan lebih panjang jika dibandingkan dengan kereta. Waktu yang dibutuhkan dari Cibolang menuju Baranangsiang, Bogor sekitar 3,5 jam.

Sesampainya di Baranangsiang Anda harus melanjutkan perjalanan lagi dengan angkot nomor 03 untuk menuju Stasiun KRL Bogor dan melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta.

Menuju Situ Gunung memang lebih efektif menggunakan kereta api. Selain waktunya lebih singkat, biaya yang dikeluarkan pun lebih hemat. Jadi, persiapkan tiket kereta Anda sebelum berlibur ke Situ Gunung.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada PSBB di Jakarta, 7 KA Jarak Jauh Kurangi Jam Operasional

Ada PSBB di Jakarta, 7 KA Jarak Jauh Kurangi Jam Operasional

Whats Hot
Pesan Antar Makanan Bisa Bantu Hotel dan Restoran saat Wabah Corona?

Pesan Antar Makanan Bisa Bantu Hotel dan Restoran saat Wabah Corona?

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Rp 50.000 di Kos saat Karantina | Dalgona Matcha

[POPULER TRAVEL] Rp 50.000 di Kos saat Karantina | Dalgona Matcha

Whats Hot
Izin Pendakian Gunung Everest Ditangguhkan, Sherpa Tidak Punya Pendapatan

Izin Pendakian Gunung Everest Ditangguhkan, Sherpa Tidak Punya Pendapatan

Whats Hot
Hari Hachiko, Warga Diimbau Stop Kenakan Masker ke Patung Hachiko

Hari Hachiko, Warga Diimbau Stop Kenakan Masker ke Patung Hachiko

Jalan Jalan
Kabar Gembira di Tengah Pandemi Covid-19: Pegunungan Himalaya Terlihat dari India

Kabar Gembira di Tengah Pandemi Covid-19: Pegunungan Himalaya Terlihat dari India

Whats Hot
Cara Membuat Dalgona Milo Tanpa Pakai Emulsifier

Cara Membuat Dalgona Milo Tanpa Pakai Emulsifier

Makan Makan
Kereta Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu Tidak Beroperasi Sampai 31 Mei 2020

Kereta Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu Tidak Beroperasi Sampai 31 Mei 2020

Whats Hot
Hari Hachiko, Menyelisik Kisah Anjing Setia di Jepang

Hari Hachiko, Menyelisik Kisah Anjing Setia di Jepang

Jalan Jalan
Cara Buat Dalgona Matcha, Cocok untuk Kamu yang Tidak Minum Kopi

Cara Buat Dalgona Matcha, Cocok untuk Kamu yang Tidak Minum Kopi

Makan Makan
Cara Membuat Dalgona Coffee Jumbo 7 Liter, Ingin Coba?

Cara Membuat Dalgona Coffee Jumbo 7 Liter, Ingin Coba?

Makan Makan
Cara Membuat Gula Aren Cair untuk Kopi, Hanya Butuh 2 Bahan

Cara Membuat Gula Aren Cair untuk Kopi, Hanya Butuh 2 Bahan

Makan Makan
Rp 50.000 untuk Satu Minggu di Kos Saat Karantina, Bisa Masak Apa Saja?

Rp 50.000 untuk Satu Minggu di Kos Saat Karantina, Bisa Masak Apa Saja?

Makan Makan
Alasan Orang China Sering Pakai Masker, Bagian dari Pengobatan Tradisional?

Alasan Orang China Sering Pakai Masker, Bagian dari Pengobatan Tradisional?

Travel Tips
Cara Orang Korea Nikmati Sakura di Tengah Pandemi Corona, Ada Wisata Drive-thru

Cara Orang Korea Nikmati Sakura di Tengah Pandemi Corona, Ada Wisata Drive-thru

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X