Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lewat Solo, Coba Mampir Istirahat di Taman Tirtonadi

Kompas.com - 21/01/2019, 21:05 WIB
Anggara Wikan Prasetya,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

SURAKARTA, KOMPAS.com – Letak Kota Surakarta terbilang strategis karena berada di persimpangan jalan utama menuju berbagai kota besar di Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Yogyakarta.

Baca juga: Taman Bunga Cantik di Kaki Gunung Slamet

Kota Surakarta sendiri dilewati oleh Jalan Tol Trans Jawa. Mereka yang mengadakan perjalanan dari atau menuju Jawa Timur kemungkinan besar akan melewati Kota Bengawan ini.

Surakarta pun menjadi pilihan yang tepat untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan kembali. Jika hanya ingin sejenak menyelonjorkan kaki, Taman Tirtonadi bisa merupakan pemberhentian yang cocok.

Lokasi taman ini berada di depan Terminal Bus Tirtonadi. Saat ini Taman Tirtonadi masih belum diresmikan, tetapi sudah banyak orang yang berkunjung terutama ketika sore hari yang cerah.

Tempat Istirahat Favorit Penumpang Bus

Taman Tirtonadi menjadi tempat istirahat favorit penumpang bus, terutama mereka yang harus melakukan transit di terminal bus terbesar di Kota Surakarta ini.

Jarak taman dengan terminal tidaklah jauh. Hanya butuh berjalan kaki selama beberapa menit saja untuk mencapainya. Para penumpang yang ingin beristirahat dan sejenak menikmati Kota Surakarta sangat dianjurkan untuk mampir ke Taman Tirtonadi.

Baca juga: Seperti di Belanda, Intip Keindahan Taman Ramadanu Magelang

Taman ini berada di pinggir Sungai Pepe yang nantinya akan bermuara di Sungai Bengawan Solo. Taman Tirtonadi pun menjadi riverside park Kota Surakarta yang bisa digunakan untuk sekadar bersantai atau jogging.

Taman Tirtonadi, tempat istirahat yang pas bagi mereka yang lewat Solo.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Taman Tirtonadi, tempat istirahat yang pas bagi mereka yang lewat Solo.

Taman ini sudah dilengkapi beberapa gazebo dan kursi untuk bersantai. Kondisinya pun cukup bersih, baik taman maupun Sungai Pepe yang sudah dikeruk.

Sementara itu di sisi timur, terdapat sebuah jembatan kaca dengan desain yang unik dan megah bagai gelombang bertuliskan Bendung Tirtonadi. Jembatan dengan panjang 70 meter dan lebar 2 meter ini menjadi latar belakang favorit para pengunjung taman untuk berfoto.

Baca juga: Resmi Dibuka, Inilah Taman Rekreasi Tematik Terbesar di Jawa Tengah

Ketika cuaca cerah, jembatan kaca itu akan terlihat semakin gagah dengan latar belakang Gunung Lawu. Meski demikian, jembatan kaca ini tidak dibuka untuk umum dan hanya bisa dilalui oleh petugas yang melakukan pemeriksaan di bendungan.

Rencananya Taman Tirtonadi akan diresmikan pada Bulan Februari 2019. Nantinya fasilitas akan dilengkapi dengan wahana motor boat sebagai wisata air. Fasilitas juga akan semakin lengkap dengan dibukanya gedung Kawruh Tirta sebagai wisata edukasi.

Jembatan kaca di Bendung Tirtonadi yang menjadi latar belakang foto favorit.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Jembatan kaca di Bendung Tirtonadi yang menjadi latar belakang foto favorit.
Nantinya gedung berwarna-warni itu berisi tentang galeri dan pengetahuan tentang air, mulai dari air sungai hingga air tanah. Ada pula dokumen mengenai masterplan sungai di Kota Surakarta.

Ikon baru Kota Surakarta di sekitar Terminal Tirtonadi bukan hanya taman dan jembatan kaca saja. Ada pula tugu keris yang menjulang tinggi di tengah taman jalan utama sebelah utara terminal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Travel Tips
Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Travel Update
Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com