4 Destinasi Wisata Tersembunyi di Amerika Selatan

Kompas.com - 23/01/2019, 21:04 WIB
Huayhuash, Peru, Amerika Selatan ShutterstockHuayhuash, Peru, Amerika Selatan

KOMPAS.com Amerika Selatan sekarang ini memang dikenal sebagai kawasan sepak bola. Di sana terdapat dua negara raksasa sepak bola dunia, yakni Brazil dan Argentina.

Namun, Amerika Selatan bukan hanya tentang sepak bola semata. Kawasan ini ternyata menyimpan beragam pesona keindahan alam yang luar biasa.

Memang beberapa tempat seperti Marchu Pichu dan Kepulauan Galapagos sudah banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Namun masih banyak tempat dengan pesona keindahan alam di Amerika Selatan yang masih belum banyak dikunjungi wisatawan.

Berikut ini adalah 4 destinasi wisata di Amerika Selatan yang masih tersembunyi:

1. La Puna, Argentina

La Puna di Negara ArgentinaShutterstock La Puna di Negara Argentina

Argentina bukan hanya Lionel Messi semata. Negeri ini juga memiliki keindahan alam yang indah. Salah satunya adalah Andean Altiplano (Dataran Tinggi Andean) yang membentang dari Danau Titicaca ke Gurun Atacama.

Datara tinggi ini juga membentang ke sudut barat laut Argentina yang dikenal dengan bahasa Quechua sebagai “Puna”. Letak destinasi ini ada di Provinsi Salta, Jujuy, dan Catamarca bagian barat.

Wilayah itu dipenuhi dataran tinggi vulkanik berketinggian di atas 3.500 meter di atas permukaan laut.  La Puna menawarkan keindahan panorama yang beragam.

Mulai dari puncak yang tertutup salju, bukit pasir nan menjulang tinggi dan danau garam tempat burung flamingi makan.

Menjelajah kawasan ini salah satunya bisa dilakukan dengan menyewa kendaraan 4WD (dengan atau tanpa sopir). Rute kendaraan 4WD terpisah dari jalur backpacker.

2. Chapada Diamantina, Brazil

Chapada Diamantina di Negara Brazil, Amerika Selatan.Shutterstock Chapada Diamantina di Negara Brazil, Amerika Selatan.
Ditetapkan sebagai taman nasional tahun 1985, kawasan di Negara Bagian Bahia, Brazil ini memiliki pesona alam yang penuh dengan air terjun berkilau, gua batu dan kuarsa, puncak gunung berbentuk seperti meja, serta dataran tinggi dengan hutan lebat.

Kota Lençois merupakan pintu gerbang menuju taman nasional ini. Jalur pendakian yang mudah dimulai dari sebuah kolam yang airnya berwarna biru tua.

Lembah Pati dapat dijelajah dalam 3-5 hari. Tanpa jalan dan internet, pengunjung benar-benar akan menikmati keindahan alam nan memesona tanpa gangguan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Telegraph
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X