4 Tips Menikmati Kesegaran Pemandian Alami di Ekowisata Sungai Mudal - Kompas.com

4 Tips Menikmati Kesegaran Pemandian Alami di Ekowisata Sungai Mudal

Kompas.com - 26/01/2019, 10:02 WIB
Kolam Ketiga di Ekowisata Sungai Mudal, Kulon Progo, Yogyakarta dengan kedalaman sekitar dua meter.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Kolam Ketiga di Ekowisata Sungai Mudal, Kulon Progo, Yogyakarta dengan kedalaman sekitar dua meter.

KULON PROGO, KOMPAS.com – Pemandian alami dari sungai yang berada di tengah hamparan Perbukitan Menoreh saat ini menjadi destinasi wisata andalan Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Salah satu pemandian alami yang ada ialah Ekowisata Sungai Mudal. Berada di ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut, obyek wisata ini menawarkan kesegaran air yang berasal langsung dari dalam bumi.

Baca juga: Bermandikan Kesegaran Alami di Ekowisata Sungai Mudal, Yogyakarta

Saat ini Sungai Mudal menjadi destinasi favorit wisatawan untuk menikmati segar dan dinginnya air pergunungan.

Berikut ini tips untuk semakin menikmati kesegaran dan kesejukan pemandian alami di Ekowisata Sungai Mudal, khususnya di musim penghujan:

1. Datang pagi hari

Ekowisata Sungai Mudal buka pukul 08.00 WIB. Akan lebih baik jika berkunjung ketika obyek wisata ini baru buka karena kondisinya belum begitu ramai oleh wisatawan. Tenangnya alam pun akan menjadi bonus kunjungan.

Baca juga: Liburan ke Bantul, Jangan Lewatkan Kesegaran Alami di Air Terjun Lepo

Selain itu, ketika masih pagi biasanya cuaca masih cukup cerah. Di musim penghujan, biasanya hujan akan lebih sering turun pada siang atau sore hari.

Ketika masih pagi, air sungai juga lebih sejuk dibanding saat sudah siang. Tentu mandi dengan air dingin lebih terasa sensasinya untuk bisa mengusir segala penat dan lelah setelah menghadapi hari kerja.

2. Bawa baju ganti dan perlengkapan mandi

Berkunjung ke Ekowisata Sungai Mudal akan sangat disayangkan jika tidak menceburkan diri ke kolam alami yang begitu segar. Oleh karena itu, baju ganti dan perlengkapan mandi perlu disiapkan sebelum berangkat.

Baca juga: Liburan ke Gunungkidul, Coba Nikmati Segarnya Air Terjun Sri Gethuk

Usai puas menikmati segar dan dinginnya air Sungai Mudal, hendaknya segera mandi dan berganti dengan pakaian kering. Jika terus mengenakan pakaian basah terlalu lama, tentunya tidak menyehatkan.

Mengenai kamar mandi atau tempat ganti baju, pengelola Ekowisata Sungai Mudal sudah menyediakannya untuk para wisatawan.

3. Datang ketika hari kerja

Jika ingin menikmati Ekowisata Sungai Mudal seperti milik pribadi, berkunjung saat hari kerja bisa menjadi pilihan. Hal itu dikarenakan kunjungan wisatawan akan lebih sedikit daripada saat akhir pekan.

Kolam pemandian alami di Ekowisata Sungai Mudal yang airnya begitu sejuk dan menyegarkan.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Kolam pemandian alami di Ekowisata Sungai Mudal yang airnya begitu sejuk dan menyegarkan.
Datang ketika hari kerja juga akan lebih leluasa. Meski semakin siang, tenangnya Sungai Mudal masih bisa dirasakan. Ketika akhir pekan, semakin siang akan semakin banyak pula pengunjung yang datang sehingga kondisinya tidak lagi tenang.

4. Bawa kamera anti air

Keseruan saat bermain air di Sungai Mudal tentunya sangat disayangkan jika tidak diabadikan melalui lensa kamera. Namun, jelas butuh kehati-hatian jika membawa kamera biasa seperti smartphone agar tidak sampai terkena air atau tercebur.

Baca juga: Kembang Soka, Pemandian Cantik Antara Dua Air Terjun di Kulon Progo

Selain itu, berfoto dengan kamera biasa juga tidak akan leluasa karena fokus harus terbagi untuk menjaga keselamatan perengkat. Oleh karena itu, akan lebih nyaman dan aman jika membawa kamera antiair seperti action cam.

Dengan perangkat yang tahan air, berfoto sambil bermain air di Sungai Mudal akan lebih leluasa dan menyenangkan. Berbagai pose seperti salto di air bisa diabadikan dengan maksimal tanpa perlu khawatir kamera rusak terkena air.



Close Ads X