Mandilah Bersama "Kakar Tana" Kolang di Tiwu Ndeghar Peka Flores Barat

Kompas.com - 27/01/2019, 14:01 WIB
Tiwu (kolam) Ndeghar Peka, Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur, Jumat (25/1/2019). KOMPAS.com/MARKUS MAKURTiwu (kolam) Ndeghar Peka, Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur, Jumat (25/1/2019).

RANGGU, KOMPAS.com — Mandilah bersama “Kakar Tana" Kolang, perempuan yang sangat cantik dari alam gaib atau disebut bidadari kolang di tiwu (kolam) Ndeghar Peka, Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Dikisahkan bahwa kakar tana itu berparas cantik, tinggi, berambut panjang, kulit putih, bola matanya seperti mata kucing.

Untuk bisa menjumpai atau melihat sang kakar tana Kolang sedang mandi, dikisahkan secara turun temurun oleh leluhur orang Kolang bahwa ada tanda-tanda alam di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Wae Impor di Lembah Ranggu.

Tanda-tanda alam yang bisa diketahui bahwa kakar tana Kolang itu sedang mandi yakni, hujan gerimis bercampur matahari, orang Kolang menyebutnya ‘Uhang Mela’.

Baca juga: Kokor Gola, Tradisi Orang Kolang Mengolah Air Enau Jadi Gula Merah

Jika ada tanda-tanda alam seperti itu maka sang bidadari dari alam di sekitar Poso Kuwuh (Gunung Poso Kuwuh) dan sekitarnya menandakan bahwa Sang Bidadari secara berkelompok sedang mandi di kolam tersebut.

Kisah ini diketahui secara luas oleh orang Kolang dari zaman dulu hingga sekarang. Jadi ada orang-orang tertentu yang berani mengintip dari pinggir kolam atau Tiwu tersebut untuk melihat paras cantik dari bidadari tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Menjelajahi Bukit Empo Sanga di Flores Barat

Hingga saat ini orang-orang yang berani di sekitar kawasan lembah Kolang atau yang sedang lewat di sekitar kolam atau tiwu itu sering melihat kakar tana itu sedang mandi. Saat kakar tana itu mandi, orang hanya bisa melihat bagian punggungnya dan sesekali menampakkan wajahnya yang sangat cantik.

Selanjutnya, saat ‘uhang mela’ berhenti maka kakar tana itu selesai mandi dan menghilang dan kembali ke tempatnya tinggalnya entah dimana di sekitar Lembah kolang. Jadi kalau di Pulau Jawa ada kisah ratu penjaga pantai selatan, maka di Lembah Ranggu-Kolang, ada kakar tana yang menjaga kolam atau tiwu itu sekaligus tempat permandiannya.

Baca juga: Menarilah Bersama Penari Danding Rombeng Rajong di Flores Barat

Berani anda mencoba dan berjumpa dengan kakar tana khas Kolang, silakan berkunjung di kolam atau tiwu Ndeghar Peka. Memang belum ada penelitian khusus, apakah makhluk halus dari alam gaib atau orang Kolang menyebut kakar tana berjenis kelamin perempuan atau laki-laki. Namun, dari ciri-cirinya, seperti seorang perempuan cantik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.