AC Pesawat Bermasalah, Garuda Rute Jakarta-Bangkok Batal Terbang - Kompas.com

AC Pesawat Bermasalah, Garuda Rute Jakarta-Bangkok Batal Terbang

Kompas.com - 28/01/2019, 19:12 WIB
Pesawat Airbus A330-200 dipilih untuk melayani rute terbaru Denpasar-Mumbai, yang baru dibuka, Senin (23/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Pesawat Airbus A330-200 dipilih untuk melayani rute terbaru Denpasar-Mumbai, yang baru dibuka, Senin (23/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 866 Rute Jakarta - Bangkok batal terbang siang tadi, Senin (28/1/2019).

Vice President Coprorate Secretary PT Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan mengatakan, pesawat tersebut kembali ke area parkir pesawat atau

Return to Base (RTB) karena ditemukan masalah teknis pada Air Conditioner atau AC pesawat.

"Pesawat dijadwalkan berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 09.35 WIB. Namun demikian setelah beberapa saat pesawat lepas landas ditemukan indikator sensor Air Conditioning yang memerlukan pengecekan lebih lanjut," ujar Rosan dalam keterangan pers.

Rosan menjelaskan, prosedur RTB dilakukan untuk memastikan keselamatan penerbangan terjamin. Teknisi kemudian melakukan pemerikaan lebih lanjut setelah pesawat tipe B737-800NG tersebut kembali mendarat.

"Mempertimbangkan mekanisme perbaikan pesawat yang membutuhkan waktu cukup lama, seluruh penumpang GA 866 yang berjumlah 99 orang tersebut kemudian diberangkatkan dengan menggunakan pesawat lain dengan nomor registrasi PK-GME pada pukul 12.54 WIB," lanjut Rosan.

Menurut Rosan, PT Garuda Indonesia memastikan seluruh penumpang yang terdampak pada penundaan penerbangan tersebut telah mendapat service recovery dari perusahaan sesuai dengan kebijakan delay management policy.

PT Garuda Indonesia juga menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh penumpang GA 866 atas ketidaknyamanan penerbangan yang terjadi.

"Komitmen Perusahaan dalam mengedepankan aspek safety dalam operasional penerbangan menjadi aspek penting dan memiliki arti tersendiri dalam memastikan value layanan Perusahaan tetap terjaga," tutup Rosan.



Close Ads X