Deira, Pasar Tradisional Paling Ikonik di Dubai - Kompas.com

Deira, Pasar Tradisional Paling Ikonik di Dubai

Kompas.com - 29/01/2019, 20:04 WIB
Kawasan Deira bagai oase di tengah modernisasi dan pembangunan Kota Dubai yang tak kunjung henti. Barang yang dijual di Deira Souk juga paling diminati turis: rempah dan emas.KOMPAS.com / SRI ANINDIATI NURSASTRI Kawasan Deira bagai oase di tengah modernisasi dan pembangunan Kota Dubai yang tak kunjung henti. Barang yang dijual di Deira Souk juga paling diminati turis: rempah dan emas.

DUBAI, KOMPAS.com - Kawasan Deira bagai oase di tengah modernisasi dan pembangunan Kota Dubai yang tak kunjung henti. Barang yang dijual di Deira Souk juga paling diminati turis: rempah dan emas.

Senin (28/1/2019), KompasTravel berkesempatan mengunjungi Deira Souk. Pasar ini terbagi menjadi dua bagian, Gold Souk dan Spice Souk. Sesuai namanya, Gold Souk menjual emas dengan beragam jenis dan karat.

“Anda masih bisa tawar-menawar di sini. Pada dasarnya harga emas terdiri dari harga per gram yang sudah ditentukan pemerintah, serta harga jasa pembuatan. Harga jasa itulah yang bisa Anda tawar,” tutur Ikram, pemandu KompasTravel di Dubai, Uni Emirat Arab, hari itu.

(Baca juga: Dubai Miracle Garden, Keajaiban Taman Bunga di Tengah Gurun Pasir)

Lorong-lorong dipenuhi oleh toko emas. Perhiasan seperti kalung, gelas, dan cincin dipajang di etalase kaca. Ada pula cincin emas terbesar di dunia.

Uniknya, meski terletak di kawasan Dubai lama, tak ada warga lokal Dubai yang berjualan di sini. Semua pedagang adalah pendatang dari India, Afghanistan, Iran, Lebanon, Bangladesh, dan berbagai negara lainnya.

Kawasan Deira bagai oase di tengah modernisasi dan pembangunan Kota Dubai yang tak kunjung henti. Barang yang dijual di Deira Souk juga paling diminati turis: rempah dan emas.KOMPAS.com / SRI ANINDIATI NURSASTRI Kawasan Deira bagai oase di tengah modernisasi dan pembangunan Kota Dubai yang tak kunjung henti. Barang yang dijual di Deira Souk juga paling diminati turis: rempah dan emas.

Spice Souk

Pada arah berlawanan terdapat Spice Souk, pasar rempah penuh warna dan aroma. Semua indera Anda akan diuji di sini. Mata akan dimanjakan oleh warna-warni rempah, hidung akan disesaki wangi mint sampai kari dan teh bunga, telinga akan dipenuhi suara tawar-menawar dan ajakan untuk belanja.

“Indonesia? Malaysia?” tutur salah satu penjual.

“Indonesia”, jawab saya.

“Apa kabar? Ayo masuk,” lanjutnya fasih.

Sang penjual, seorang Afghanistan, kemudian menanyakan barang apa yang saya inginkan. Sebagai pengoleksi teh, tentu saya menginginkan teh. Berbeda dari teh-teh lainnya, “blend tea” yang dijual di sini sangat wangi. Bahkan jika Anda menaruhnya di pojok ruangan, saya yakin teh ini bisa jadi pengharum.

(Baca juga: Dubai Miracle Garden, Keajaiban Taman Bunga di Tengah Gurun Pasir)

Selain teh, bertoples-toples kacang, rempah, dan cokelat bertumpuk di setiap sudut. Pashmina dari bahan cashmere dan baju khas Arab bertumpuk di sudut lainnya.

Akhirnya saya memutuskan untuk membeli “sleep tea” dan “digestion tea” karena harum keduanya sangatlah menggoda iman.

Kawasan Deira bagai oase di tengah modernisasi dan pembangunan Kota Dubai yang tak kunjung henti. Barang yang dijual di Deira Souk juga paling diminati turis: rempah dan emas.KOMPAS.com / SRI ANINDIATI NURSASTRI Kawasan Deira bagai oase di tengah modernisasi dan pembangunan Kota Dubai yang tak kunjung henti. Barang yang dijual di Deira Souk juga paling diminati turis: rempah dan emas.

Jam buka

Deira Souk Market buka pada Sabtu-Kamis mulai pukul 10.00 sampai 22.00, dengan jeda waktu istirahat pukul 13.00-16.00.

Pada hari libur yakni Jumat, pasar buka mulai pukul 16.00 sampai 22.00 waktu setempat.

The Urban Explorer

Deira Souk adalah salah satu destinasi yang didatangi Kompas.com dan OPPO dalam “ The Urban Explorer”. Kami mengeksplorasi dan merekam warna-warni Deira Souk lewat camera phone OPPO R17 Pro. Simak perjalanan kami dalam “The Urban Explorer” edisi Dubai!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X