Kompas.com - 31/01/2019, 12:57 WIB
Dubai Frame, sesuai namanya, memang berbentuk pigura dengan ukuran raksasa. Dilapisi emas, gedung ini menjulang setinggi 150 meter dari permukaan tanah. KOMPAS.com/SRI ANINDIATI NURSASTRIDubai Frame, sesuai namanya, memang berbentuk pigura dengan ukuran raksasa. Dilapisi emas, gedung ini menjulang setinggi 150 meter dari permukaan tanah.

DUBAI, KOMPAS.com - Situs berita The Guardian menyebut gedung ini sebagai “the biggest picture frame on the planet”. Dubai Frame, sesuai namanya, memang berbentuk pigura dengan ukuran raksasa. Dilapisi emas, gedung ini menjulang setinggi 150 meter dari permukaan tanah.

Dubai Frame terbilang anyar. Gedung ini rampung dan diresmikan pada 1 Januari 2018 dengan lokasi unik, berada di perbatasan antara Old Dubai dan New Dubai. Bagian kanan dan kiri gedung ini diisi elevator, sementara bagian tengah-atas merupakan dek observatori dengan lantai kaca.

(Baca juga: Dubai Miracle Garden, Keajaiban Taman Bunga di Tengah Gurun Pasir

KompasTravel menyambangi Dubai Frame pada Jumat (25/1/2019). Pada hari libur ini, pengunjung Dubai Frame cukup padat. Dubai sendiri merupakan kota dengan populasi imigran lebih banyak dibanding warga lokal. Tak heran wajah dari beragam etnis memenuhi Dubai Frame hari itu.

Perjalanan dari Old Dubai

Pengunjung yang masuk tak langsung naik elevator menuju dek observatori. Anda akan diajak melintasi ruangan dengan diorama dan informasi seputar Old Dubai, serta Dubai pada masa lampau.

Baca juga: Asyiknya Menjelajah Dubai Saat Malam Hari

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembangunan Dubai baru terasa sejak tahun 1970-an. Sebelum itu, Dubai layaknya kota-kota lain di Timur Tengah dengan hamparan gurun pasir dan wangi rempah. Kini, gurun pasir perlahan tergusur oleh gedung-gedung pencakar langit serta fasilitas umum layaknya kota metropolis.

Dubai Frame terbilang anyar. Gedung ini rampung dan diresmikan pada 1 Januari 2018 dengan lokasi unik, berada di perbatasan antara Old Dubai dan New Dubai. KOMPAS.com/SRI ANINDIATI NURSASTRI Dubai Frame terbilang anyar. Gedung ini rampung dan diresmikan pada 1 Januari 2018 dengan lokasi unik, berada di perbatasan antara Old Dubai dan New Dubai.
Di penghujung ruangan, Anda akan naik elevator untuk mencapai bagian atas pigura: dek observatori. Instalasi lampu nan dinamis mewarnai dek ini. Lantai dek observatori terbuat dari kaca, sehingga Anda seperti berjalan di ketinggian.

Sepanjang kaca bagian kanan, Anda dihadapkan dengan New Dubai di mana pusat bisnis, gedung-gedung pencakar langit, taman-taman kota nan hijau dan penuh bunga terhampar sepanjang mata memandang.

Sementara pada kaca bagian kiri, pemandangan cukup kontras terlihat. Gedung-gedung persegi dengan cat warna pucat, blok-blok gedung yang tampak monoton, dengan lalu-lalang kendaraan layaknya miniatur kota.

Di sanalah, Old Dubai, mayoritas penduduk Dubai tinggal. Kebanyakan pekerja datang dari India, negara-negara Asia Selatan lainnya, juga Filipina.

Berada di puncak Dubai Frame seperti menjadi saksi hidup dinamisme teknologi pembangunan: from nothing to something, dari tanah gersang yang kering sampai titik tertinggi Burj Khalifa yang tampak dari kejauhan.

Pada hari libur, pengunjung Dubai Frame cukup padat. Dubai merupakan kota dengan populasi imigran lebih banyak dibanding warga lokal. KOMPAS.com/SRI ANINDIATI NURSASTRI Pada hari libur, pengunjung Dubai Frame cukup padat. Dubai merupakan kota dengan populasi imigran lebih banyak dibanding warga lokal.

Tiket Masuk

Tiket masuk Dubai Frame dibanderol 50 Dirham (Rp 191.000) untuk dewasa dan 30 Dirham (Rp 153.000) untuk anak-anak. Dubai Frame buka setiap hari, termasuk hari libur dan akhir pekan.

Panorama Dubai dari ketinggian sangat cocok diabadikan dalam smartphone. Kompas.com dan OPPO tengah mengeksplorasi Dubai dalam “The Urban Explorer”. Menggunakan perangkat teranyar Oppo R17 Pro, kami merekam gemerlap Kota Dubai dan beragam atraksinya. Simak terus perjalanan The Dubai Explorer!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Paseo del Prado dan Buen Retiro di Spanyol, Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Mengenal Paseo del Prado dan Buen Retiro di Spanyol, Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Jalan Jalan
Gili Lawa di TN Komodo Akan Sambut Wisatawan Mulai 1 Agustus 2021

Gili Lawa di TN Komodo Akan Sambut Wisatawan Mulai 1 Agustus 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel di NTB Tinggal Satu Digit akibat PPKM Darurat

Tingkat Okupansi Hotel di NTB Tinggal Satu Digit akibat PPKM Darurat

Travel Update
Kemah Mewah Bersama Keluarga, Ini 3 Tempat Glamping di Tawangmangu

Kemah Mewah Bersama Keluarga, Ini 3 Tempat Glamping di Tawangmangu

Jalan Jalan
Semua Tempat Wisata di Bukittinggi Tutup hingga Agustus

Semua Tempat Wisata di Bukittinggi Tutup hingga Agustus

Travel Update
Fiji Sediakan Program Wisata Mewah untuk Turis VIP

Fiji Sediakan Program Wisata Mewah untuk Turis VIP

Travel Update
Usulan Bupati Kabupaten Bandung, Wisatawan Bawa Kartu Vaksin ke Tempat Wisata

Usulan Bupati Kabupaten Bandung, Wisatawan Bawa Kartu Vaksin ke Tempat Wisata

Travel Update
122 Tempat Wisata di Kabupaten Bandung Siap Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19

122 Tempat Wisata di Kabupaten Bandung Siap Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19

Travel Update
Legenda Asal-usul Rawa Pening Semarang

Legenda Asal-usul Rawa Pening Semarang

Jalan Jalan
Cicalengka Dreamland, Tempat Wisata di Bandung yang Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19

Cicalengka Dreamland, Tempat Wisata di Bandung yang Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19

Travel Update
Dinas Pariwisata Yogyakarta Ingin Vaksinasi Pelaku Wisata Selesai Bulan Agustus

Dinas Pariwisata Yogyakarta Ingin Vaksinasi Pelaku Wisata Selesai Bulan Agustus

Travel Update
Daftar 20 Hotel di Zona Hijau Bali untuk Karantina WNA dan WNI

Daftar 20 Hotel di Zona Hijau Bali untuk Karantina WNA dan WNI

Travel Update
Mulai dari Batik Betawi hingga Boneka Ondel-ondel, Andalan Produk Ekraf Khas Betawi

Mulai dari Batik Betawi hingga Boneka Ondel-ondel, Andalan Produk Ekraf Khas Betawi

BrandzView
Perbedaan Aturan Perjalanan Orang pada SE Satgas Covid-19 Nomor 16 dan Nomor 14

Perbedaan Aturan Perjalanan Orang pada SE Satgas Covid-19 Nomor 16 dan Nomor 14

Travel Update
Pelaku Wisata Gunungkidul Jalani Vaksinasi di Geosite Ngingrong

Pelaku Wisata Gunungkidul Jalani Vaksinasi di Geosite Ngingrong

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X