Penerbangan Moskwa-Denpasar Dongkrak Kunjungan Wisatawan Rusia

Kompas.com - 14/02/2019, 12:57 WIB
Wisatawan berjalan di kawasan Pura Taman Ayun, Badung, Bali, Jumat (14/12/2018). Wisatawan mancanegara yang datang ke Bali masih didominasi turis Cina yaitu mencapai 23,4 persen dari total wistawan yang berkunjung ke Pulau Dewata. ANTARA FOTO/ADHI PRAYITNO Wisatawan berjalan di kawasan Pura Taman Ayun, Badung, Bali, Jumat (14/12/2018). Wisatawan mancanegara yang datang ke Bali masih didominasi turis Cina yaitu mencapai 23,4 persen dari total wistawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.

LONDON, KOMPAS.com - Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus Wahid Supriyadi mengatakan penerbangan langsung Moskwa-Denpasar berhasil mendongkrak kunjungan wisatawan Rusia ke Indonesia pada tahun 2018.

"Kenaikan turis Rusia tahun 2018 sebesar 6,95 persen dari 117.500 pada tahun 2017 menjadi 125.700 orang," kata Wahid Supriyadi, dalam keterangan persnya diterima di London, Rabu (13/2/2019).

"Hal ini tidak terlepas dari upaya berbagai pihak, termasuk tur operator, agen wisata, media dan perusahaan penerbangan, dalam mempromosikan destinasi wisata Indonesia kepada masyarakat Rusia," ujar Dubes pada acara Indonesian Tourism Update di Wisma Duta KBRI Moskwa, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Tertarik Wisata ke Rusia? Simak 10 Fakta Menarik tentang Rusia...

Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KBRI Moskwa, Enjay Diana kepada Antara London mengatakan pertemuan yang diselenggarakan atas kerja sama KBRI Moskwa dengan salah satu tur operator terbesar di Rusia, Coral Travel ini dihadiri oleh lebih kurang 30 agen wisata Rusia, wartawan, VITO (Visit Indonesia Tourism Office), serta perwakilan dari maskapai penerbangan Qatar Airways.

Wisatawan mancanegara melintas di halaman Pura Goa Gajah, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (17/1/2019).  ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWO Wisatawan mancanegara melintas di halaman Pura Goa Gajah, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (17/1/2019).
Menurut Dubes Wahid dibukanya penerbangan langsung Moskwa-Denpasar oleh maskapai penerbangan Rusia, Rossiya Airlines pada 28 Oktober 2018 menjadi salah satu faktor penting bagi peningkatan wisatawan Rusia ke Indonesia.

Baca juga: 8 Hotel Bubble Terbaik Sedunia, Satu Ada di Bali

Penerbangan langsung tersebut menjadi moda perjalanan alternatif yang nyaman bagi wisatawan Rusia dengan waktu tempuh yang tidak terlalu lama, yaitu sekitar 12 jam.

Dubes Wahid mengakui alasan Indonesia layak dikunjungi wisatawan asing, termasuk dari Rusia. Mengutip Big 7 Media, Indonesia termasuk negara yang paling instagrambale menempati urutan ke-4 dunia, posisi ke-6 paling cantik versi Rough Guide, dan negara paling aman di urutan ke-9 untuk solo traveler versi Global Peace Index.

Baca juga: Bali Raih Tiga Penghargaan Travel Peoples Choice Awards

Indonesia bahkan menempatkan tiga pulaunya sebagai pulau paling cantik di dunia, yaitu Jawa di urutan ke-1, Bali pada posisi ke-2, dan Lombok di nomor ke-3 versi Travel and Leisure.

Wisatawan mancanegara berswafoto di Wisata Alam Kawah Putih, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/2/2019). Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan sebanyak 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada 2019.ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI Wisatawan mancanegara berswafoto di Wisata Alam Kawah Putih, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/2/2019). Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan sebanyak 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada 2019.
Sementara itu, perwakilan Coral Travel menyampaikan pada periode Oktober 2018-Januari 2019 pihaknya berhasil menjual paket wisata ke Indonesia dua kali lipat dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk tahun ini Coral Travel berharap dapat meningkatkan penjualan paket wisata Indonesia dari tahun lalu yang berjumlah lebih dari 1.000 paket wisata.

Coral Travel juga berharap pihaknya dapat melanjutkan kerja sama dengan KBRI Moskow untuk mempromosikan destinasi Indonesia di Rusia.

Upaya mendorong peningkatan wisatawan Rusia ke Indonesia dilakukan dengan berbagai program kegiatan KBRI Moskwa yang bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata Indonesia, seperti sales mission, joint promotion program, partisipasi pada pameran pariwisata, familirization trip, serta penyelenggaraan Festival Indonesia di Moskwa.

Wisatawan mancanegara menikmati pemandangan pedesaan sawah berundak (terasering) di Desa Tegallalang, Gianyar, Bali, Rabu (30/1/2019). Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Gianyar menargetkan kunjungan sebanyak tiga juta orang wisatawan mancanegara ke Gianyar selama tahun 2019. ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF Wisatawan mancanegara menikmati pemandangan pedesaan sawah berundak (terasering) di Desa Tegallalang, Gianyar, Bali, Rabu (30/1/2019). Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Gianyar menargetkan kunjungan sebanyak tiga juta orang wisatawan mancanegara ke Gianyar selama tahun 2019.
Festival Indonesia yang diselenggarakan KBRI Moskwa sejak tahun 2016 menjadi platform bagi promosi perdagangan, pariwisata dan investasi, serta meningkatkan people to people contact antara Indonesia dengan Rusia.

Pada tahun 2018, pengunjung Festival Indonesia ke-3 mencapai 135.000 orang dan untuk penyelenggaraan festival ke-4 yang akan diadakan pada tanggal 1 sampai 4 Agustus 2019, KBRI Moskwa menargetkan jumlah pengunjung sebanyak 140.000 orang.




Close Ads X