Melihat Fosil Penyu Hingga Relief Bunda Maria di Gua Batu Cermin Labuan Bajo

Kompas.com - 20/02/2019, 19:06 WIB
Relief Bunda Maria di dinding Gua Cermin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kompas.com/SHERLY PUSPITARelief Bunda Maria di dinding Gua Cermin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Goa Batu Cermin merupakan salah satu destinasi wisata yang
wajib Anda kunjungi saat berlibur di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Terletak di Desa Batu Cermin, kawasan wisata ini tak begitu jauh dari Bandara
Internasional Komodo.

Di Goa Anda akan menemui berbagai fosil biota laut dan relief Bunda Maria
di dinding-dinding guanya.

Goa yang memiliki panjang sekitar 200 meter ini memiliki banyak lorong yang
dipenuhi stalaktit dan stalakmit indah yang masih terus tumbuh.

Beberapa saat yang lalu Kompas.com bersama para memenang liburan gratis ke
Labuan Bajo dari Cordelas Hotels & Alfa Resort berkesempatan menyambangi
Gua Batu Cermin.

Pengunjung di gerbang keluar Gua Cermin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.Kompas.com/SHERLY PUSPITA Pengunjung di gerbang keluar Gua Cermin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Untuk menuju ke pintu masuk gua, kami harus berjalan sekitar 200 meter dari
pintu masuk kawasan. Sesampainya di pintu goa, ada sebuah tangga permanen
yang sengaja dibangun untuk memudahkan wisatawan menuju mulut goa.

Sebelum masuk kedalam gua ada berbagai spot menarik yang dapat Anda
gunakan untuk berfoto.

Memasuki goa, kami harus melintasi akses masuk yang cukup sempit. Penggunaan
helm sangat dianjurkan untuk mencegah kepala Anda terbentur batuan gua yang
lancip.

Tak hanya itu, Anda juga harus membawa lampu karena kondisi di dalam
gua yang teramat gelap.

Sesampainya di dalam goa pemandu wisata kami mengajak kami mendekati salah
satu sudut gua. Ternyata di bagian langit-langit goa ada fosil penyu yang
menempel hingga menyatu dengan batuan goa.

Fosil kura-kura di dinding Gua Cermin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.Kompas.com/SHERLY PUSPITA Fosil kura-kura di dinding Gua Cermin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Keberadaan fosil-fosil biota laut ini disebut sebagai bukti bahwa pada zaman
dulu goa ini berada di dalam laut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X