Kompas.com - 28/02/2019, 11:37 WIB
Foto bertanggal 23 Februari 2019 yang dirilis media Korea Utara pada Minggu (24/2/2019), menunjukkan saat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melambaikan tangan di pintu gerbong kereta yang akan membawanya ke Vietnam, untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump. AFP / KCNA via KNSFoto bertanggal 23 Februari 2019 yang dirilis media Korea Utara pada Minggu (24/2/2019), menunjukkan saat Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melambaikan tangan di pintu gerbong kereta yang akan membawanya ke Vietnam, untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump.

KOMPAS.com -  Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghabiskan waktu sekitar 60 jam perjalanan naik kereta api menuju Hanoi, Vietnam, untuk menemui Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keduanya bertemu pada hari ini, Kamis (28/2/2019).

Seberapa mewah kereta api yang membawa Jong-Un menempuh perjalanan lebih dari dua hari itu?

Dikutip dari Reuters, Jong-un menggunakan kereta api tahan peluru yang berjalan dengan kecepatan yang stabil. Kereta ini disebut pernah digunakan ayah Jong-Un, Kom Jong Il saat mengunjungi China.

Baca juga: Sejarah Hotel Tempat Donald Trump dan Kim Jong Un Bertemu di Hanoi

Kabarnya kereta tersebut sangat mewah. Di dalamnya tersedia lobster, anggur Perancis, dan beragam makanan mewah lainnya. Gerbong-gerbong kereta dilapisi baja dengan jendela berwarna gelap sehingga penumpang tak akan terlihat dari luar.

Tak hanya itu, kereta yang memiliki 21 gerbong itu dilengkai dengan ruang konferensi yang dicat serba putih, ruangan untuki makan, hingga tempat khusus untuk beristirahat.

Kemudian sebagian gerbong dilengkapi dengan kursi berlapis kulit berwarna merah muda, televisi layar lebar, serta tirai berwarna gading. Kereta juga dilengkapi dengan telepon satelit sehingga Kim Jong Un bisa terus mendapatkan informasi dan bisa berkomunikasi selama dalam perjalanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beginilah situasi dalam gerbong kereta api yang digunakan Kim Jong Un dan istrinya, Ri Sol Ju saat berkunjung ke China tahun lalu.Mirror/Alamy Beginilah situasi dalam gerbong kereta api yang digunakan Kim Jong Un dan istrinya, Ri Sol Ju saat berkunjung ke China tahun lalu.

"Kereta pribadi Kim Jong Un sudah pasti memiliki interior mewah dan fasilitas terbaik," kata Ahn Byung-min, analis senior di Institut Transportasi Korea kepada Reuters.

Selain itu, lanjut Ahn, kereta api Kim Jong Un dapat melaju lebih cepat di China karena kualitas relnya yang lebih bagus. Jika Kim Jong Un benar-benar menggunakan kereta api, maka rombongannya akan melintasi wilayah China yang luas sebelum tiba di Hanoi 2,5 hari kemudian.

Menurut laporan New York Times, kereta Kim melewati Tianjin, sebuah kota sekitar 130 kilometer dari Beijing. Pada hari Minggu sore dan tiba di Changsha, sebuah kota Cina selatan, sekitar pukul 13.00 waktu setempat hari ini.

Tak hanya Jong-Un dan ayahnya, enam puluh tahun yang lalu kakek Jong-Un, Kim II Sung juga melakukan pendekatan serupa.

Kim kemungkinan memilih menempuh perjalanan dengan kereta karena akan melihat kondisi China, dimana negara-negara itu telah berhutang besar untuk membangun jaringan kereta kecepatan tinggi terbesar di dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.