Lonceng Sirine hingga Helm Kuno, Aneka Koleksi Museum Damkar TMII

Kompas.com - 03/03/2019, 12:06 WIB
Mobil merek Isuzu yang diproduksi Jepang yang digunakan oleh Dinas Damkar DKI sejak tahun 1969 sampai sekitar tahun 2006.Kompas.com/SHERLY PUSPITA Mobil merek Isuzu yang diproduksi Jepang yang digunakan oleh Dinas Damkar DKI sejak tahun 1969 sampai sekitar tahun 2006.

JAKARTA, KOMPAS.com – Museum Pemadam Kebakaran yang terletak di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, memiliki berbagai koleksi yang dapat memberi Anda gambaran mengenai pemadam kebakaran pada masa lampau.

Museum ini terletak di dekat pintu TMII dan menjadi satu dengan Pos Pemadam Kebakaran Sektor 9 Taman Mini Indonesia Indah yang aktif beroperasi. Untuk masuk museum ini Anda tak dikenakan biaya alias gratis. Anda hanya harus membayar tarif masuk kawasan TMII sebesar Rp 20.000 per orangnya.

Museum ini buka dari pukul 08.00 -16.00 pada hari Rabu hingga Minggu.

Baca juga: 1 Abad Pemadam Kebakaran, Coba Datangi Museumnya di TMII

Bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) ke-100 Pemadam Kebakaran Nasional Indonesia yang jatuh pada 1 Maret 2019 lalu, Kompas.com berkesempatan menyambangi museum Damkar pertama dan satu-satunya di Indonesia yang dibuka pada 1 Maret 2015 ini.

Lalu apa saja yang kami temui di Museum Damkar TMII? Berikut kami merangkumnya untuk Anda.

1.  Mobil dan motor pemadam kuno

Motor pemadam jadi salah satu koleksi Museum Damkar yang ada di kawasan TMII, Jakarta Timur, Kamis (1/3/2019).Kompas.com/SHERLY PUSPITA Motor pemadam jadi salah satu koleksi Museum Damkar yang ada di kawasan TMII, Jakarta Timur, Kamis (1/3/2019).

Ketika memasuki pelataran museum, sebuah mobil pemadam kebakaran menarik perhatian saya. Mobil tersebut berwarna merah dan memiliki tanki besar di belakangnya namun tak memiliki atap.

Ternyata mobil itu adalah salah satu koleksi museum. Mobil tersebut termasuk mobil merek Isuzu yang diproduksi Jepang yang digunakan oleh Dinas Damkar DKI Jakarta sejak tahun 1969 sampai sekitar tahun 2006.

Petugas pemadam kebakaran Sektor 9 TMII, Aji Saputra mengatakan mobil tersebut sebetulnya masih dapat dioperasikan, namun kini sudah tak aktif digunakan sebagai kendaraan pemadam kebakaran lagi.

Baca juga: Di Museum Damkar TMII, Ada Saksofon Tanjidor Berusia 70 Tahun...

Tak hanya mobil, di pelataran dan di dalam gedung museum terpajang motor Unit Respon Cepat (URC) berusia puluhan tahun yang dulu digunakan para pimpinan satuan untuk memantau kerja anggota di lapangan.

“Sekarang kami masih menggunakan URC juga, namun tentunya menggunakan armada yang usianya lebih baru,” kata Aji.

2. Helm pemadam kuno


Page:

Close Ads X