Kompas.com - 04/03/2019, 13:53 WIB
Turis di area penyelenggaraan Sapporo Snow Festival ke-70 di Odori Park, Kota Sapporo, Prefektur Hokkaido, Jepang, Senin (11/2/2019). Sapporo Snow Festival merupakan acara musim dingin tahunan yang digelar di Kota Sapporo. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOTuris di area penyelenggaraan Sapporo Snow Festival ke-70 di Odori Park, Kota Sapporo, Prefektur Hokkaido, Jepang, Senin (11/2/2019). Sapporo Snow Festival merupakan acara musim dingin tahunan yang digelar di Kota Sapporo.

JAKARTA, KOMPAS.com – Berlibur ke luar negeri tak lengkap rasanya jika tak membeli suvenir dari negara tujuan. Selain menjadi pengingat momen saat berkunjung, mengumpulkan suvenir ini sudah menjadi hobi banyak traveler.

Tak heran jika sebagian traveler menyisihkan budget khusus untuk membeli suvenir itu.

Berbagai suvenir yang pada umumnya dikumpulkan para traveler biasanya mudah ditemui di berbagai pusat jual beli oleh-oleh. Namun teradang ada juga traveler yang memilih mengkoleksi barang-barang tak lazim yang biasanya sulit dicari sehingga harganya cukup tinggi.

Berikut ini Kompas.com merangkum beragam suvenir yang umumnya dikoleksi para traveler saat berkunjung ke luar negeri  dan mudah ditemui di pusat pejualan oleh-oleh.

Mata uang asing.KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Mata uang asing.

1.  Mata uang lokal

Mungkin Anda salah satu traveler yang gemar mengkoleksi mata uang dari berbagai negara. Hobi mengumpulkan mata uang lokal ini merupakan yang paling umum dilakukan.

Meski Anda dapat dengan mudah menukarkan rupiah ke dalam bergam mata uang negara-negara di dunia, namun ada kepuasan sendiri jika mata uang tersebut benar-benar pernah Anda gunakan saat berkujung ke luar negeri.

Meski nilainya kecil, tetapi menyisihkan mata uang lokal usai berlibur dan menyimpannya dengan rapi di sebuah map atau album foto tentu akan menjadi hal yang sangat menarik.

2.  Magnet kulkas

Magnet kulkas dengan tulisan dan bentuk berbagai tempat populer di dunia tentu akan sangat mudah Anda temui di pusat penjualan oleh-oleh di berbagai negara di dunia.

Menempelkan magnet dengan tulisan negara yang pernah Anda kunjungi di kulkas rumah Anda tentu akan jadi hobi yang menarik. Anda akan mudah mengenang pejalanan Anda menyambangi berbagai negara tersebut.

Yang menarik lagi, magnet kulkas ini biasanya dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Jadi Anda tak perlu mengeluarkan budget tinggi untuk memuaskan hobi koleksi ini.

Foto souvenir khas NTTKOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Foto souvenir khas NTT
3. Miniatur tempat terkenal

Tak hanya magnet, mengumpulkan patung-patung kecil atau miniatur tempat-tempat terkenal jug akan menjadi kegiatan yang amat menyenangkan.

Anda bisa memajang miniatur-miniatur tersebut di kamar, di meja kerja, atau di ruang tamu Anda. Tentu semakin banyak tempat yang Anda kunjungi, semakin banyak miniatur yang Anda kumpulkan, maka koleksi itu akan semakin menarik dipandang.

Sama seperti magnet kulkas, miniatur biasanya juga dijual dengan harga terjangkau.

4.  Cap imigrasi

Meski Anda pasti akan mendapatkan cap imigrasi negara tujuan tanpa berniat mengkoleksinya, namun bagi sebagian traveler hal ini patut dijadikan koleksi.

Betapa puasnya jika paspor Anda tersemat beragam cap imigrasi dari berbagai negara yang menunjukkan banyaknya negara yang pernah Anda kunjungi.  Tak hanya sebagai koleksi, cap-cap imigrasi ini juga bisa menjadi kebanggan bagi Anda, bukan?

5.  Tumbler

Hobi mengoleksi tumbler mungkin belum terlalu populer. Namun saat ini beberapa perusahan dan jaringan kedai kopi global yang memproduksi tumblr-tumblr dengan tulisan negara tempat gerainya dibuka.

Misalkan saja starbucks yang membuat design khusus tumbler dengan gambar khas dan tulisan negara cabangnya. Tumblr-tumblr ini kini menjadi salah satu suvenir yang menarik dikoleksi.

Berbeda dengan magnet kulkas atau miniatur, tumbler biasanya dijual dengan harga lebih tinggi. Jadi Anda dapat mencari informasi harga dan menyisihkan budget khusus untuk dapat membawa pulang tumblr cantik koleksi Anda.

Pengunjung di antara tumpukan kain songke.Kompas.com/SHERLY PUSPITA Pengunjung di antara tumpukan kain songke.

6.  Kain khas

Kain khas suatu negara biasanya juga menjadi suvenir yang dikoleksi para traveler.

Biasanya kain-kain tradisional yang dibuat secara manual dijual dengan harga yang cukup tinggi. Namun banyak juga pusat penjualan oleh-oleh yang menjual kain khas daerah tersebut dalam bentuk selendang atau benda kerajinan lainnya yang harganya menjadi lebih hemat.

Tak hanya itu, mengkoleksi kain khas daerah dan mencari tahu mengenai sejarah dan asal usulnya juga akan menambah wawasan Anda mengenai budaya masyarakat lokal.

7.  Kaos

Pusat penjualan oleh-oleh di berbagai negara juga biasanya menjual kaos yang bertuliskan negara tersebut. Biasanya kaos dijual dengan harga terjangkau. Tentu suvenir ini dapat menjadi salah satu barang koleksi Anda.

Mengkoleksi kaos ini juga sudah menjadi hobi yang umum dilakukan para traveler.

8.  Buku

Bagi traveler yang hobi membaca, buku juga bisa menjadi salah satu suvenir yang menarik dikoleksi saat berkunjung ke luar negeri.

Namun sebelum membeli buku, ada baiknya Anda memilih buku yang menggunakan bahasa yang dapat Anda mengerti. Tak hanya bahasa lokal, toko-toko buku kerap kali menyediakan buku dalam bahasa Inggris. Mungkin ini bisa jadi pilihan terbaik bagi Anda.

Demikian 8 suvenir yang biasa dikoleksi  para traveler yang Kompas.com himpun. Mungkin ada beragam suvenir unik lainnya yang menarik untuk dikoleksi. Tertarik mencoba?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berwisata ke Danau Toba Naik DAMRI, Ini Rute dan Tarifnya

Berwisata ke Danau Toba Naik DAMRI, Ini Rute dan Tarifnya

Travel Promo
Pertama Kali Naik Pesawat? Ini 10 Tahap Naik Pesawat dari Berangkat sampai Tujuan

Pertama Kali Naik Pesawat? Ini 10 Tahap Naik Pesawat dari Berangkat sampai Tujuan

Travel Tips
Ketahui, Daftar Tarif Parkir Resmi di Yogyakarta Sesuai Lokasinya

Ketahui, Daftar Tarif Parkir Resmi di Yogyakarta Sesuai Lokasinya

Travel Update
Ketinggalan Barang di Kamar Hotel? Ini Prosedur Pengembaliannya

Ketinggalan Barang di Kamar Hotel? Ini Prosedur Pengembaliannya

Travel Tips
14 Tempat Bersejarah di Jakarta Pusat, Ada Museum dan Taman

14 Tempat Bersejarah di Jakarta Pusat, Ada Museum dan Taman

Jalan Jalan
Rute ke Bukit Kayoe Putih Mojokerto, Tempat Sunset berlatar 3 Gunung

Rute ke Bukit Kayoe Putih Mojokerto, Tempat Sunset berlatar 3 Gunung

Travel Tips
Bukit Kayoe Putih Mojokerto, Indahnya Sunset Berlatar Tiga Gunung

Bukit Kayoe Putih Mojokerto, Indahnya Sunset Berlatar Tiga Gunung

Jalan Jalan
Instalasi Seni Imagispace 2022 di Jakarta, Hadirkan Teknologi Sensor Ikuti Gerak Tubuh

Instalasi Seni Imagispace 2022 di Jakarta, Hadirkan Teknologi Sensor Ikuti Gerak Tubuh

Jalan Jalan
20 Tempat Wisata Alam di Aceh, dari Pantai hingga Air Terjun

20 Tempat Wisata Alam di Aceh, dari Pantai hingga Air Terjun

Jalan Jalan
Berburu Oleh-oleh Khas Kulon Progo, Bisa ke Pasar Sentolo Baru

Berburu Oleh-oleh Khas Kulon Progo, Bisa ke Pasar Sentolo Baru

Jalan Jalan
Viral Foto Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro, Lokasi Ilegal hingga Permainan Kru Bus dan Petugas Parkir

Viral Foto Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro, Lokasi Ilegal hingga Permainan Kru Bus dan Petugas Parkir

Travel Update
Awas Uji Nyali di Tengah Hutan, 5 Tips ke Bromo via Lumajang

Awas Uji Nyali di Tengah Hutan, 5 Tips ke Bromo via Lumajang

Travel Update
Mantan Pramugari Ini Ungkap Rahasia Penumpang First Class di Pesawat

Mantan Pramugari Ini Ungkap Rahasia Penumpang First Class di Pesawat

Travel Update
Thailand Terapkan Lagi Skema Turis Asing Bebas Karantina Per 1 Februari 2022

Thailand Terapkan Lagi Skema Turis Asing Bebas Karantina Per 1 Februari 2022

Travel Update
Cek Jam Buka dan Harga Tiket Terbaru Little Venice Puncak

Cek Jam Buka dan Harga Tiket Terbaru Little Venice Puncak

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.