Kompas.com - 05/03/2019, 12:36 WIB
Menteri Pariwisata Arief Yahya saat meresmikan destinasi digital baru, di Pantai Pasir Putih Atambua, di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (5/10/2018). KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREMenteri Pariwisata Arief Yahya saat meresmikan destinasi digital baru, di Pantai Pasir Putih Atambua, di Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (5/10/2018).


KOMPAS.com
- Untuk memaksimalkan pontensi yang ada di daerah perbatasan atau border Nusa Tenggara Timur (NTT), Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pada maret 2019 menggelar 2 event besar.

Pertama adalah Konser Musik Perbatasan Atambua (KMPA) yang digelar pada 8-9 Maret 2019. Kedua adalah Konser Musik Malaka (KMM) 2019 yang dihelat pada 28-29 Maret di Lapangan Paroki Kamanasa (Misi), Kota Betun, Kabupaten Malaka, NTT.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar, Muh. Ricky Fauziyani mengungkapkan, kemeriahan Konser Musik Malaka tidak akan kalah heboh dari Atambua.

Ini karena pada gelaran KMM 2019 Kemenpat menghadirkan bintang tamu Maria Vitoria (Timor Leste) dan Bondan Prakoso (Indonesia).

Dijelaskan Ricky, pemilihan dua musisi tidaklah sembarangan. Contohnya Maria Vitoria. Mengacu pada hasil survei online Kemenpar, musisi asal Timor Leste paling dinanti di cross border atau perbatasan.

Baca jugaKe Konser Perbatasan Atambua 2019, Jangan Lupa Berburu Tais Belu

“Maria Vitoria sangat populer. Popularitasnya tinggi di Timor Leste. Kami yakin, kehadirannya semakin menaikan arus kunjungan wisatawan border. Maria Vitoria ini memiliki hasil survei online yang tinggi,” terang Ricky lagi.

Popularitas Maria Vitoria tidak lepas dari kualitas dan prestasinya. Maria sukses menjadi juara The Voice Portugal 2018. Skill bernyanyi ia juga membawanya bertahan hingga babak 4 besar Dangdut Academy Asia 2.

“Maria figur luar biasa. Pesona dan karakternya kuat. Kehadiran Maria Vitoria dan Bondan Prakoso akan menjadi formulasi terbaik,” tegas Ricky.

Bagaimana dengan Bondan Prakoso? Bondan menjadi kejutan sekaligus kado terbaik yang diberikan Kemenpar.

Kualitas skill bermusiknya sudah diketahui sejak belia. Nama Bondan sudah melejit di usia 5 tahun dengan lagu ‘Si Lumba-Lumba’ yang nge-hits 1989.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.