Kompas.com - 11/03/2019, 13:39 WIB
Editor Latief

KINABALU, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kadis Pariwisata Sulut, Daniel Mewengkang, Staf khusus Gubernur Bidang Pelayanan Publik, Haefrey Sendoh serta pelaku pariwisata Asita Sulut, melakukan kunjungan ke Kota Kinabalu, Sabah Malaysia.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Gubernur Sulut Olly Dondokambey ke Kinabalu beberapa waktu lalu. Agenda utama kunjungan ini adalah mengadakan sales mission dan table top dengan pelaku industri pariwisata di Kinabalu.

Pada fam trip kali ini juga hadir Malaysia Asociation Tour and Travel Agency, Sabah tour and Travel Agency, wartawan media cetak Sabah Times, serta pengusaha kapal pesiar. Kegiatan kemudian dilanjutkan ke kantor Konjen RI di Kinabalu.

Pada kunjungan tersebut penari asal Sulut tampil menghibur. Setelah itu, Kadis Pariwisata Sulut memaparkan potensi wisata Sulut dan kemudian dilanjutkan dengan table top antara pelaku industri pariwisata Sulut dan Kinabalu serta Malaysia.

"Banyak pihak hadir untuk menyaksikan kegiatan ini, antara lain pihak Kementerian Pariwisata Indonesia dan Kementrian Pelancongan Sabah dan perwakilan dari Malindo. Karena route Tiongkok_Kinabalu-Manado akan memakai pesawat Malindo dari Lion Grup," ujar Staf khusus Gubernur Bidang Pelayanan Publik, Haefrey Sendoh, Minggu (10/3/2019).

Agenda utama kunjungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ke Kinabalu, Sabah, Malaysia, adalah mengadakan sales mission dan table top dengan pelaku industri Pariwisata di Kinabalu.Dok Pemprov Sulut Agenda utama kunjungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ke Kinabalu, Sabah, Malaysia, adalah mengadakan sales mission dan table top dengan pelaku industri Pariwisata di Kinabalu.
Konjen dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Pemprov Sulut dan pelaku industri pariwisata yang datang ke Kinabalu. Dia berharap akan ada sister city Manado dan Kinabalu untuk bidang ekonomi dan pariwisata.

"Banyak hal positif dibahas, termasuk dari hasil pertemuan dengan lembaga pelancongan Sabah. Mereka menaruh harapan besar agar penerbangan langsung bisa terwujud sesegera mungkin. Mereka juga ingin ikut kegiatan fam trip ke beberapa daerah di Sulut," kata Sendoh.

Saat ini turis lokal yang mengunjungi Kinabalu mencapai 1,5 juta per tahun, sedangkan turis mancanegara mencapai 1,3 juta per tahun. Turis terbanyak berasal dari China.

"Penerbangan dari China itu reguler flight. Mereka sangat antusias dan berharap secepatnya ada penerbangan langsung," tambah Sendoh.

Di Kinabalu saat ini ada 2 kali penerbangan per hari dari Korea dan dari China yang sebanyak 10 kali per hari," tutur Sendoh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Solo Hiking Gunung Penanggungan via Tamiajeng, Si Kecil yang Tak Boleh Diremehkan

Solo Hiking Gunung Penanggungan via Tamiajeng, Si Kecil yang Tak Boleh Diremehkan

Jalan Jalan
4 Wisata Dekat Pantai Pasir Putih PIK 2, Ada Banyak Tempat Kulineran

4 Wisata Dekat Pantai Pasir Putih PIK 2, Ada Banyak Tempat Kulineran

Jalan Jalan
Merespons Keinginan Putin, Kapan Penerbangan Moskwa-Bali Dibuka Lagi?

Merespons Keinginan Putin, Kapan Penerbangan Moskwa-Bali Dibuka Lagi?

Travel Update
Museum Bank Indonesia Buka 7 Juli, Catat HTM dan Ketentuan Masuk

Museum Bank Indonesia Buka 7 Juli, Catat HTM dan Ketentuan Masuk

Travel Update
Museum Istana Hong Kong Dibuka untuk Umum

Museum Istana Hong Kong Dibuka untuk Umum

Travel Update
Sandiaga dan Gibran Ingin Penerbangan Internasional Langsung ke Solo

Sandiaga dan Gibran Ingin Penerbangan Internasional Langsung ke Solo

Travel Update
Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Aturan Keamanan Akan Diperketat

Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Aturan Keamanan Akan Diperketat

Travel Update
Wisata ke Venesia Italia Bakal Dikenai Tiket Masuk, Segini Harganya

Wisata ke Venesia Italia Bakal Dikenai Tiket Masuk, Segini Harganya

Travel Update
Piala Dunia 2026, Jarak Antar Stadion Terjauh Capai 5.000 Km

Piala Dunia 2026, Jarak Antar Stadion Terjauh Capai 5.000 Km

Travel Update
Vaksin Booster Akan Jadi Syarat Perjalanan dan Kegiatan Masyarakat

Vaksin Booster Akan Jadi Syarat Perjalanan dan Kegiatan Masyarakat

Travel Update
Australia Cabut Aturan Vaksinasi Covid-19 untuk Turis Internasional, Per 6 Juli 2022

Australia Cabut Aturan Vaksinasi Covid-19 untuk Turis Internasional, Per 6 Juli 2022

Travel Update
2 Rute Internasional Tambahan di Bandara Ngurah Rai Bali, ada Singapura dan Manila

2 Rute Internasional Tambahan di Bandara Ngurah Rai Bali, ada Singapura dan Manila

Travel Update
Solo Car Free Day Libur Saat Hari Raya Idul Adha 10 Juli 2022

Solo Car Free Day Libur Saat Hari Raya Idul Adha 10 Juli 2022

Travel Update
Liburan 2 Hari 1 Malam ke Kulon Progo, Butuh Bujet Berapa?

Liburan 2 Hari 1 Malam ke Kulon Progo, Butuh Bujet Berapa?

Travel Tips
Naik Maskapai Ini, Bisa Gratis Masuk Gedung Tertinggi di Dunia

Naik Maskapai Ini, Bisa Gratis Masuk Gedung Tertinggi di Dunia

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.