Kompas.com - 11/03/2019, 18:12 WIB
Kursi kelas ekonomi Japan Airlines, Sky Wider. Dok. JALKursi kelas ekonomi Japan Airlines, Sky Wider.

KOMPAS.com – Semakin besarnya permintaan maskapai berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC) di Asia membuat Japan Airlines (JAL) berencana meluncurkan maskapai berbiaya rendah baru.

Diluncurkannya maskapai berbiaya rendah ini juga dalam rangka menyambut Oimpiade Tokyo yang akan digelar pada 2020 mendatang. Maskapai berbiaya rendah ini diberi nama ZIPAIR Tokyo.

ZIPAIR Tokyo akan menghubungkan Bandara Internasional Narita di dekat Tokyo dan Bandara Suvarnabhumi di Bangkok, serta Bandara Internasional Incheon di Seoul tahun depan.

Baca juga: Makanan Baru Japan Airlines, Perpaduan Tradisional Jepang dengan Bahan Indonesia

Management JAL berharap ZIPAIR mampu bersaing dengan maskapai berbiaya rendah lainnya  seperti AirAsia X dan Scoot.

Nama "ZIP" dipilih untuk menggambarkan kecepatan dari maskapai penerbangan ini. Kemudian ata Tokyo ditambahkan karena maskapai ini akan berbasis di salah satu kota paling maju di dunia.

ZIPAIR Tokyo akan menawarkan penerbangan jarak menengah dan panjang terlebih dahulu sebelum akhirnya menawarkan penerbangan trans-Pasifik dan Eropa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pesawat Boeing 787 Dreamliner milik Japan Airlines harus membatalkan penerbangannya ke Tokyo, setelah mengalami kebocoran bahan bakar sesaat sebelum tinggal landas dari bandara Logan, Boston, AS.AP Pesawat Boeing 787 Dreamliner milik Japan Airlines harus membatalkan penerbangannya ke Tokyo, setelah mengalami kebocoran bahan bakar sesaat sebelum tinggal landas dari bandara Logan, Boston, AS.

Maskapai ini akan mulai beroperasi dengan dua pesawat tipe Boeing 787-8 Dreamliners pada musim panas 2020. Meski demikian Presiden JAL, Shingo Nishida, mengatakan perusahaan berencana untuk menambah dua Boeing 787-8 ke armada setiap tahun.

Nishida melanjutkan, pihaknya juga meluncurkan logo maskapai baru dengan dominasi wara abu-abu dan hijau  yang diharapkan dapat menggambarkan kepuasan dan rasa aman penumpang meski tengah menggunakan layanan maskapai berbiaya rendah.

“JAL berharap ZIPAIR Tokyo siap dan beroperasi tepat waktu untuk Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade 2020 yang sangat dinanti,” ujar Nisidha.

Sebagai informasi, saat ini, JAL mengoperasikan campuran pesawat tipe narrow body dan wide body. Perusahaan ini juga mengoperasikan Jetstar Jepang berbiaya rendah yang bekerjasama dengan Qantas Airways Australia.

Maskapai ini menyediakan layanan kelas ekonomi di semua rute, layanan kelas bisnis dengan kursi lebih besar di bagian depan kabin di sebagian besar rute domestik utama, ekonomi premium di beberapa rute internasional, kelas bisnis pada sebagian besar rute jarak jauh dan beberapa jalur pendek internasional, dan kelas satu di beberapa rute jarak jauh dan domestik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X