Kompas.com - 12/03/2019, 10:04 WIB

GRESIK, KOMPAS.com – Bila Anda sedang berkunjung ke Gresik, Jawa Timur, tidak ada salahnya untuk menikmati pemandangan alam berupa pantai yang terdapat di wilayah utara, salah satunya Pantai Delegan.

Tak sekedar obyek wisata, tetapi bagi pencinta kuliner saat berada di wilayah utara Gresik juga bisa mencicipi salah satu menu andalan yang tersedia berupa sate kambing. Dengan salah satu penjual sate kambing yang terkenal adalah, warung sate Lowayu, yang terletak di depan akses masuk Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Gresik.

Sekilas warung sate yang satu ini terlihat cukup sederhana, bila dilihat dari segi tekstur bangunan. Namun siapa yang menyangka, bila warung ini biasa menjadi jujukan bagi para petinggi yang ada di Kabupaten Gresik dan sekitarnya, termasuk Bupati Gresik.

“Buka setiap hari dari mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Alhamdulillah cukup ramai setiap harinya (pengunjung), kadang Pak Bupati juga mampir ke sini kalau pas pulang. Kadang juga ada pejabat dari luar kota, saya sendiri nggak hafal satu persatu,” kata Pemilik Warung Sate Lowayu, Suparti (53), kepada KompasTravel, Minggu (10/3/2019).

Pengolahan di warung sate Lowayu, sebelum sate kambing dihidangkan kepada para pengunjung.KOMPAS.com / HAMZAH Pengolahan di warung sate Lowayu, sebelum sate kambing dihidangkan kepada para pengunjung.

Suparti sendiri mengaku, sudah mengawali usaha membuka warung sate sejak 1980-an. Dengan sebelum mendirikan warung sate di Lowayu ini, ia lebih dulu membuka usaha yang sama di sekitaran Pantai Delegan yang berada di Kecamatan Panceng, yang berjarak kurang lebih sekitar 11 kilometer dari lokasi sekarang.

“Mungkin empat atau lima tahun saya buka di Pantai Delegan, terus kemudian beli (lahan) di sini dan menetap hingga sekarang. Alhamdulillah pengunjung nggak pernah sepi, dengan rata-rata sehari kami biasa menghabiskan tiga ekor kambing. Bahkan kalau ramai, misalnya pas liburan, itu bisa nyembelih sampai enam hingga tujuh ekor kambing,” kata dia.

Dengan satu ekor kambing, jelas Suparti, bisa dibuat hingga seribu tusuk sate. Adapun untuk satu porsi sate yang dijual bersama dengan nasi dihargai tak lebih dari Rp 20.000.

Warung sate Lowayu, setiap hari menghabiskan tak kurang dari tiga ekor kambing sebagai bahan sate.KOMPAS.com / HAMZAH Warung sate Lowayu, setiap hari menghabiskan tak kurang dari tiga ekor kambing sebagai bahan sate.
Harga itu belum termasuk aneka minuman yang bisa dipilih oleh pengunjung berupa es jeruk, es teh, jeruk hangat, maupun teh hangat.

“Untuk keuntungan sehari-hari, alhamdulillah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebab ini kan yang membantu juga keluarga sendiri, anak, saudara-saudara sendiri. Ada empat orang setiap harinya, tapi kalau ramai ya sampai tujuh hingga delapan orang yang bantu, maklum keluarga juga banyak,” ucapnya.

Nikmatnya sate Lowayu, bahkan turut mengundang rasa penasaran dari Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro untuk bisa mencicipi. Menurut Wahyu, rasa sate kambing yang ditawarkan di Lowayu, sedikit berbeda dengan yang pernah ia rasakan di tempat lain sebelumnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.