Dibuka 2020, Ini Ikon Baru New York selain Patung Liberty

Kompas.com - 12/03/2019, 15:13 WIB
Dek pengamatan Edge yang menjulur keluar dari menara 30 Hudson Yards lantai 100 bakal menjadi dek pengamatan paling jangkung di negara-negara Barat. Edge akan dibuka pada 2020 di New York, Amerika Serikat. Dok. New York Edge/Hudson YardsDek pengamatan Edge yang menjulur keluar dari menara 30 Hudson Yards lantai 100 bakal menjadi dek pengamatan paling jangkung di negara-negara Barat. Edge akan dibuka pada 2020 di New York, Amerika Serikat.

KOMPAS.com - Bukan hanya Patung Liberty, Kota New York di Amerika Serikat akan segera memiliki ikon wisata lain bernama “Edge”. Apa keistimewaannya?

Edge akan mulai dibuka pada tahun depan dengan wujud seperti balkon yang menjulur keluar dari tubuh menara 30 Hudson Yards lantai 100. Balkon ini bakal menjadi dek pengamatan terjangkung di belahan bumi bagian barat dengan tinggi 1,1 kaki atau setara 335 meter.

Untuk menjejakkan kaki di area yang luasnya nyaris mencapai 2.300 meter persegi ini, pengunjung perlu menaiki elevator selama 1 menit. Lantainya terbuat dari kaca, membuat pengunjung leluasa memandang lanskap New York laiknya mata burung.

Di samping itu, terdapat pula restoran seluas 3 ribu meter persegi yang berada di bagian dalam gedung.

Baca juga: Denpasar Peringkat 9 Kota Tersehat Dunia, Lampaui New York dan Milan

Calon pengunjung dapat mulai melakukan booking secara kelompok mulai kuartal awal 2020 mendatang, meskipun belum ada tanggal resmi dibukanya Edge.

“Edge mengundang pengunjung untuk berjalan-jalan di angkasa dan merasakan lanskap Kota New York yang tiada duanya,” ujar Jason Horkin, Executive Director Hudson Yards Experiences.

Nama “Edge” sendiri dipilih untuk mencerminkan desainnya yang memang berada di sisi ujung menara, sekaligus menggambarkan sensasi tersendiri yang bakal dirasakan oleh pengunjung.

Setelah resmi dibuka, Edge bakal mengangkangi dek pengamatan di Empire State Building yang tingginya 1.050 kaki maupun Rockefeller Center dengan tinggi 850 kaki.

Menara ini sendiri dibangun di atas lahan seluas 28 hektar di Manhattan dan menjadi real estate terbesar yang pernah didirikan di Amerika Serikat. Biaya pembangunannya mencapai 28 miliar dolar AS atau hampir mencapai Rp 400 triliun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN Travel
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Wisata di Swiss, Lokasi Syuting Crash Landing on You

4 Wisata di Swiss, Lokasi Syuting Crash Landing on You

Jalan Jalan
Dampak Virus Corona, Wisatawan Nusantara di Lombok Melejit Sampai 70 Persen

Dampak Virus Corona, Wisatawan Nusantara di Lombok Melejit Sampai 70 Persen

Whats Hot
Doyan Makan Ikan? Coba Restoran Sashimi All You Can Eat di Tokyo

Doyan Makan Ikan? Coba Restoran Sashimi All You Can Eat di Tokyo

Promo Diskon
Singapura Prediksi Penurunan Wisatawan hingga 30 Persen akibat Virus Corona

Singapura Prediksi Penurunan Wisatawan hingga 30 Persen akibat Virus Corona

Whats Hot
Imbas Virus Corona, Singapura Kehilangan 20.000 Wisatawan Setiap Hari

Imbas Virus Corona, Singapura Kehilangan 20.000 Wisatawan Setiap Hari

Whats Hot
Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Jalan Jalan
Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Whats Hot
Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Jalan Jalan
Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Makan Makan
4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

Makan Makan
Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Whats Hot
Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Whats Hot
Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Jalan Jalan
Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Jalan Jalan
Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X