Diresmikan Luhut Binsar, Inilah Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara

Kompas.com - 12/03/2019, 16:11 WIB
Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kanan ketiga) saat menyeberang jembatan gantung Situgunung, di Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (9/3/2019). KOMPAS.com/BUDIYANTOMenko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (kanan ketiga) saat menyeberang jembatan gantung Situgunung, di Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (9/3/2019).

KOMPAS.com – Situ Gunung Suspension Bridge atau Jembatan Gantung Situ Gunung baru saja diresmikan oleh Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Sabtu (9/3/2019).

Jembatan ini diklaim sebagai jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara dengan panjang 243 meter, lebar 1,2 meter, serta ketinggian dari dasar tanah 107 meter.

Jembatan gantung ini terbuat dari susunan kayu ulin dan kayu merbau seberat 80 ton dan berada di Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resor Situgunung, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan ini dibangun atas kerja sama Balai Besar TNGGP dengan PT Fontis Aqua Vivam sejak Mei 2017.

Beberapa bulan sebelum diresmikan, Kompas.com berkesempatan mencoba merasakan sensasi menyeberangi jembatan gantung ini. Bagaimana rasanya?

Uji nyali menyeberang jembatan

Berdiri di titik awal penyeberangan rasanya sangat mendebarkan. Jembatan di bagian tengah tampak bergoyang ke kanan dan kiri saat dilintasi pengunjung. Dari titik ini sungai yang melintang di bawah jembatan tampak kecil karena saat itu kami tengah berdiri di ketinggian 107 meter dari sungai. Betul-betul seperti uji nyali saat akan melitasi jembatan ini.

Kawasan wisata ini buka setiap hari mulai pukul 07.30 WIB sampai pukul 17.30 WIB.

Untuk dapat melitasi jembatan ini kami harus membayar tiket masuk kawasan wisata Situ Gunung sebesar Rp 50.000 per orang. Kemudian untuk menuju pintu masuk jembatan, kami harus berjalan sekitar 600 meter.

Sejumlah wisatawan melintas jembatan gantung di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resort Situgunung, Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (17/6/2018).KOMPAS.com/BUDIYANTO Sejumlah wisatawan melintas jembatan gantung di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resort Situgunung, Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (17/6/2018).

Setelah tiba di pintu masuk, petugas akan memasang sabuk pengaman di pinggang kami.Hal ini merupakan standar keselamatan bagi pengunjung. Jika  di tengah jembatan tiba-tiba terjadi guncangan, wisatawan dapat mengaitkan sabuk ke ram di tepi jembatan agar posisinya tetap seimbang.

Kami kemudian mulai menginjakkan kaki ke badan jembatan. Di ujung jembatan rasanya tak ada yang aneh. Jembatan terasa stabil sehingga berjalan di atasnya hanya seperti berjalan di jembatan penyeberangan pada umumnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X