Kompas.com - 12/03/2019, 20:32 WIB

“Sebagai orang muda milenial, kami menyadari berbagai keterbatasan akibat dari pengalaman yang minim untuk mengelola sebuah kegiatan yang pertama dan perdana semenjak Kabupaten Nagekeo dibentuk menjadi daerah otonom tersendiri. Sehingga tidak heran jika dalam perjalanan proses penyelenggaraan ini mendapatkan begitu banyak tantangan. Tetapi dalam jiwa dan semangat berkorban serta ketulusan untuk sebuah perubahan, kami terus melangkah dengan penuh semangat di bawah inspirasi Pemimpin Daerah Nagekeo yang selalu menguatkan orang muda Nagekeo agar jangan pernah menyerah,” ungkapnya.

Kuchu menjelaskan, tantangan yang disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat dan pemimpin Nagekeo agar pemuda milenial Nusa Tenggara Timur tampil sebagai event organizer (EO) untuk mengelola potensi apa saja di seluruh Nusa Tenggara Timur. Para pemuda Maupongo menangkap pertama tantangan dari Gubernur NTT dengan mengelola festival Pantai Enagera I Nagekeo.

“Tantangan yang disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Bupati Nagekeo, dr Yohanes Don Bosco Do dan Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja memicu dan memacu pemuda milenial Maupongo untuk bergerak dan memulai dalam keterbatasannya. Intinya, tantangan itu harus di mulai dari sekarang dan digerakkan oleh pemuda millennial,” jelasnya.

Kuchu melanjutkan, para pemuda Maupongo-Nagekeo mengemas tema pada Festival Pantai Enagera I “Pariwisata Masa Depan Kita, Budaya Jati diri Kita”.

Bupati Nagekeo, dr Yohanes Don Bosco Do kepada Kompas. com, Senin (25/2/2019), mengatakan masa kepemimpinan kami lima tahun berikut akan menggerakkan generasi milenial di Kabupaten Nagekeo untuk mempromosikan berbagai potensi di wilayah Kabupaten Nagekeo. Visi lima tahun kedepan berbasis pertanian dan pariwisata. Untuk itu kaum milenial di Kabupaten Nagekeo harus berkreatif dan berinisiatif untuk menggelar berbagai event budaya dan event pertanian. Pertanian dan pariwisata saling berkaitan satu sama lain.

“Saat syukuran kemenangan di Lapangan Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo saya menantang pemuda dan pemudi Nagekeo dengan kalimat “Pemuda jangan pernah menyerah”. Pemuda harus terus bergerak dan bertindak untuk mempromosikan berbagai keunikan alam, budaya dan pertanian di seluruh wilayah Kabupaten Nagekeo. Bukan saatnya lagi menunggu apa yang dilakukan pemerintah. Pemerintah menyiapkan berbagai aturan-aturan. Pemuda yang bergerak,” katanya.

Bupati Don menjelaskan, potensi pertanian dan pariwisata di Kabupaten Nagekeo belum gencar dipromosikan. Misalnya, buah durian dari kawasan lembah Sawu di Maupongo, pisang khas Maupongo yang selama di bawa ke Bali dan Surabaya, pantai-pantai yang eksotis, perkampungan adat dan Etu atau tinju adat. Banyak hal yang bisa digerakkan oleh generasi milenial di Kabupaten Nagekeo.

Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja saat membuka Festival Pantai Enagera I Nagekeo, Selasa (26/2/2019) mengapreasi apa yang digerakkan oleh pemuda Maupongo dengan menggelar event besar tanpa dana dari Pemerintah Kabupaten Nagekeo. Bahkan, saat Festival Pantai Enagera ini, pemuda Maupongo tampil sebagai EO. Pemuda  Maupongo mulai bergerak dan tidak lagi menunggu apa yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo.

“Saya sebagai pribadi dan Wakil Bupati Nagekeo memberikan penghargaan kepada kaum milenial Maupongo yang berani mengambil keputusan dan melangkah lebih maju dengan menggelar Festival Pantai Enagera I 2019 ini. Apabila pemuda Nagekeo bergerak dengan potensi yang dimiliki maka Pemerintah Kabupaten Nagekeo siap memberikan dukungan penuh. Kaum milenial harus mengisi roda pembangunan dengan mengangkat berbagai potensi yang ada di sekitar lingkungan masing-masing,” katanya.

Waja menjelaskan, visi Pemkab Nagekeo berbasis pertanian dan pariwisata yang sangat potensial di seluruh wilayah Kabupaten Nagekeo. Untuk itu pemuda lintas generasi berani memulai dan bergerak dalam keterbatasan yang dimilikinya. Berani memulai dan bergerak cepat sesuai dengan perkembangan zaman saat ini," ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Jalan Jalan
Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Travel Update
Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Jalan Jalan
Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Travel Update
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Travel Tips
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Travel Update
8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

Jalan Jalan
Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Jalan Jalan
Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Travel Update
5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

Travel Update
Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Jalan Jalan
6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

Travel Tips
Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Jalan Jalan
Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.