Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menjelajahi Lembah Sawu di Bawah Kaki Gunung Api Ebulobo di Flores (2)

Kompas.com - 16/03/2019, 21:36 WIB
Markus Makur,
I Made Asdhiana

Tim Redaksi

Saya benar-benar tersentak bahwa bulan Februari ini saya disuguhkan dengan harumnya buah durian yang memenuhi kiri kanan jalan. Bahkan warga setempat menjual durian di depan rumah. Setiap tahun saat bulan Februari-Maret, kawasan Mauponggo disuguhkan dengan harumnya buah durian.

Bagi peminat dan penyuka buah durian pasti menghentikan kendaraan untuk membeli buah durian. Merasakan buah durian Mauponggo.

Saya menginap di Pastoran Joann Baptista Wolosambi yang disediakan Panitia Festival Pantai Enagera pertama di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.

Menginap di Pastoran Joann Baptista-Bukit Wolosambi

Tempat penginapan sangat strategis untuk melihat ke berbagai arah di Kecamatan Mauponggo adalah Pastoran Joann Baptista Wolosambi.

Wolo dalam bahasa Keo berarti "bukit", sedangkan sambi berarti nama pohon sambi. Jadi dikisahkan bahwa bukit itu penuh dengan pohon sambi. Selanjutnya imam misionaris dari Belanda memilih bukit itu menjadi pusat Paroki di Kecamatan Mauponggo beberapa tahun silam.

Sebuah Gereja Katolik sangat megah di Bukit Sambi itu, Wolosambi yang dibangun misionaris Belanda.

Senin sore itu, saya sudah ditunggu Ketua Umum Pemuda Mauponggo Event Organizer, Lodofikus Raga Muja serta staf Pemuda dan Olahraga di Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nagekeo, Yohanes Lado bersama Pastor Paroki Joann Baptista Wolosambi, Romo Rudolf Alfonsus Eka serta pastor rekaannya yang bertugas di paroki tersebut.

Gunung Api Ebulobo sebagai salah satu spot destinasi di Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT, Kamis (28/2/2019) belum dipromosikan sebagai destinasi trekking ke puncak gunung berapi tersebut. KOMPAS.com/MARKUS MAKUR Gunung Api Ebulobo sebagai salah satu spot destinasi di Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT, Kamis (28/2/2019) belum dipromosikan sebagai destinasi trekking ke puncak gunung berapi tersebut.
Sebagaimana budaya orang Flores, tamu yang baru datang bersalaman dengan penuh hangat dan berbincang-bincang saling memperkenalkan diri. Tak lama sesudah itu disuguhkan minuman kopi khas Mauponggo.

Pastoran Joann Baptista Wolosambi berada di salah bukit di Kecamatan Mauponggo. Bagi seorang fotographer amatir dan profesional, bukit ini sangat cocok untuk berburu senja dan sunrise di berbagai arah. Bahkan, tempat yang sangat bagus untuk mengabadikan puncak api Ebulobo.

Selain itu, dari Wolosambi bisa melihat kampung-kampung adat di Lembah Sawu. Hamparan persawahan serta pohon-pohon durian yang penuh dengan buahnya menjadi incaran dari photographer dan jurnalis atau pencinta alam.

Selesai minuman kopi khas Mauponggo, saya diajak Yohanes Lado untuk memotret lembah Sawu, hamparan dan puncak Gunung api Ebulobo serta kawasan Pantai Enagera. Selanjutnya saya mengambil kamera di dalam tas dan mulai memotret. Benar-benar menakjubkan sejauh mata memandang.

Yohanes Lado menanyakan apakah sudah pernah datang di Kecamatan Mauponggo sebelumnya. Saya langsung jawab bahwa saya pertama kali menjelajahi kawasan Lembah Sawu serta menikmati alam di kaki Gunung api Ebulobo.

Pastor Paroki Joann Baptista Wolosambi, Romo Rudolf Alfonsus Eka kepada Kompas.com, Senin (25/2/2019) menjelaskan, Pastoran Joaan Baptista Wolosambi sebagai tempat strategis untuk melihat pemandangan di Lembah Sawu. Setiap tahunnya musim panen buah durian pada Februari sampai Maret.

“Beberapa tahun lalu staf Kementerian Agama berkunjung di SMAK Wolosambi terkejut dengan buah durian yang sangat banyak di kawasan Kecamatan Mauponggo. Bahkan, Wolosambi sangat bagus untuk melihat pemandangan di berbagai arah di Lembah Sawu,” jelasnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Jalan Jalan
Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Travel Update
Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com