Kompas.com - 19/03/2019, 16:10 WIB

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Acara seni dan pameran bertajuk “Traektoria: Ide Kreatif, Pengembangan dan Realisasi” yang berlangsung di galeri seni “Na Kashirke” pada 17 Maret 2019 menghadirkan berbagai tampilan seni.

Pada pameran itulah musik gamelan untuk pertama kalinya mengiringi sebuah peragaan busana di Rusia.

Uniknya, para penabuh bukanlah orang asal Indonesia melainkan warga negara Rusia yang tergabung dalam sanggar musik “Gamelan Dadali” binaan KBRI Moskow yang dipimpin oleh Ki Tri Koyo, alumni ISI Yogyakarta. 

Selain musik gamelan, ada pula penampilan tari Golek Asmarandana yang dimainkan oleh Elisabeth Nur Nilasari. Ia merupakan guru tari sanggar “Kirana Nusantara Dance” yang juga alumni ISI Yogyakarta. 

Gamelan mengiringi peragaan busana dalam pameran seni di Moskow, Minggu (17/3/2019). KBRI Moskow Gamelan mengiringi peragaan busana dalam pameran seni di Moskow, Minggu (17/3/2019).

Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi mengatakan bahwa acara tersebut sangat spesial, sebab baru pertama kalinya digelar di Rusia.

“Alunan musik gamelan mengiringi langsung sebuah peragaan busana. Hal ini menunjukkan bahwa seni tradisional Indonesia dapat diterima dengan baik di Rusia yang masyarakatnya dikenal sangat menghargai nilai-nilai seni dan budaya. Hubungan kedua negara semakin dekat, khususnya di bidang seni dan budaya,” kata Wahid dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas Travel, Selasa (19/3/19).

Sementara itu, dalam pameran tersebut terdapat berbagai karya busana rancangan para generasi muda yang berusia 7 hingga 19 tahun.

Gamelan mengiringi peragaan busana dalam pameran seni di Moskow, Minggu (17/3/2019). KBRI Moskow Gamelan mengiringi peragaan busana dalam pameran seni di Moskow, Minggu (17/3/2019).

Rancangan dan karya diambil dengan tema tropis dan inspirasi teknik busana dari negara-negara Asia.

Seperti halnya batik dan jumputan dari Indonesia, serta terdapat pula karya yang mengambil inspirasi dari filosofi pewayangan. 

Pameran tidak hanya menampilkan karya busana yang telah siap pakai, tetapi juga ditampilkan beragam karya sejak awal suatu konsep dibuat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.