Kompas.com - 21/03/2019, 09:57 WIB
Relawan menukar kantong plastik yang digunakan pengguna jasa transportasi udara dengan tas kantong ramah lingkungan saat aksi Rampok kantong plastik, di kawasan Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin (18/3/2019). Aksi tersebut untuk mengurangi penggunaan kantong plastik di kawasan bandara. ANTARA FOTO/FIKRI YUSUFRelawan menukar kantong plastik yang digunakan pengguna jasa transportasi udara dengan tas kantong ramah lingkungan saat aksi Rampok kantong plastik, di kawasan Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin (18/3/2019). Aksi tersebut untuk mengurangi penggunaan kantong plastik di kawasan bandara.

TUBAN, KOMPAS.com - Ratusan penumpang pesawat terbang yang baru saja mendarat di terminal kedatangan internasional Bandar Udara I Gusti Ngurai Rai, Bali, bergegas keluar pintu keluar garbarata menelusuri lorong bandara untuk selanjutnya menuju loket imigrasi.

Sudah seperti lazimnya setiap penumpang pesawat yang berkunjung ke suatu negara, membawa buah tangan atau pakaian menggunakan koper, tas kain, atau tas plastik.

Sementara di pertengahan lorong, ada dua orang direksi PT Angkasa Pura I (Persero) yakni Direktur Utama Faik Fahmi dan Direktur Pemasaran dan Pelayanan Devi Suradji yang mengamati tas bawaan setiap penumpang.

Sambil menyediakan sejumlah tas kain berwarna hitam, kedua direksi tersebut mengawasi wisatawan mancanegara (wisman) yang tiba di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai secara acak.

Baca juga: Liburan ke Bali, Jangan Kaget Toko-toko Tak Sediakan Kantong Plastik

Jika ditemukan ada wisman  yang membawa tas plastik, maka akan dihentikan. Dengan sopan dua direksi PT Angkasa Pura I itu berkata, "Excuse me, may I change you plastic bag with the new bag one?" Hal itu disampaikan Faik dan Devi saat menemui sejumlah wisatawan mancanegara yang membawa tas plastik.

Sejumlah wisatawan ada yang terkejut ada pula tampak biasa saja, saat disapa dan ditawarkan untuk mengganti tas plastik yang dibawanya.

Baca juga: Qantas Group Pangkas Pengunaan Plastik dan Sampah Selama Penerbangan

Setelah mendapat penjelasan bahwa Indonesia berupaya mengurangi sampah plastik, barulah para wisman itu paham dan mau secara sukarela menukarkan tas plastik sambil memindahkan isi bawaan ke tas kain yang ramah lingkungan.

Bukan saja wisman yang baru mendarat "dirampok" tas plastiknya oleh dua direksi Angkasa Pura I itu, tapi wisman yang duduk menunggu keberangkatan pesawat dan kedapatan membawa tas plastik, juga tak luput dari Faik dan Devi untuk didatangi dan ditukar tas plastiknya dengan tas kain.

Baca juga: Di Pulau Merah Banyuwangi, Sampah Plastik Bisa Ditukar Emas

Ada sejumlah wisman yang semula keberatan tas plastiknya ditukar dengan tas kain, tapi setelah mendapat penjelasan secara sopan, barulah mereka memahami dan mendukung program pengurangan sampah plastik.

Bahkan sejumlah wisman yang melihat kejadian tersebut "mengeroyok" dua direksi itu untuk minta tas kain yang dibagikan kepada penumpang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Catat, Diskon 40 Persen dan Promo Kidzania Sampai Akhir Februari 2022

Catat, Diskon 40 Persen dan Promo Kidzania Sampai Akhir Februari 2022

Travel Promo
Kondisi TMII yang Terbengkalai Beredar di Twitter, Ini Penjelasannya

Kondisi TMII yang Terbengkalai Beredar di Twitter, Ini Penjelasannya

Travel Update
9 Kafe Instagramable Kediri, Cocok buat Tempat Ngopi dan Nongkrong

9 Kafe Instagramable Kediri, Cocok buat Tempat Ngopi dan Nongkrong

Jalan Jalan
Creative Hub Puncak Waringin Labuan Bajo Diserahkan ke Pemda Manggarai Barat

Creative Hub Puncak Waringin Labuan Bajo Diserahkan ke Pemda Manggarai Barat

Travel Update
Asyiknya Panen Stroberi Sambil Ngopi di Oktobery Tasikmalaya

Asyiknya Panen Stroberi Sambil Ngopi di Oktobery Tasikmalaya

Jalan Jalan
5 Cara Menenangkan Bayi Saat Naik Pesawat Menurut Psikolog

5 Cara Menenangkan Bayi Saat Naik Pesawat Menurut Psikolog

Travel Tips
Harga Tiket Jembatan Gantung dan Gondola di Girpasang Klaten

Harga Tiket Jembatan Gantung dan Gondola di Girpasang Klaten

Travel Update
Daftar 25 Negara yang Terapkan Pajak Turis Mulai 2022, Ada Indonesia

Daftar 25 Negara yang Terapkan Pajak Turis Mulai 2022, Ada Indonesia

Travel Update
Saran Pakar Feng Shui untuk Tahun Macan Air, Cari Tempat Wisata Baru

Saran Pakar Feng Shui untuk Tahun Macan Air, Cari Tempat Wisata Baru

Travel Tips
5 Negara Pilihan Utama Pensiunan 'Crazy Rich', Swiss Salah Satunya

5 Negara Pilihan Utama Pensiunan "Crazy Rich", Swiss Salah Satunya

Jalan Jalan
Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Travel Promo
Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Travel Tips
Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Travel Update
Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Travel Update
Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.