"Night Diving" di Dili, Timor Leste, seperti Ini Sensasinya...

Kompas.com - 25/03/2019, 11:04 WIB
Lionfish di Tasitolu, Dili, Timor Leste.ARYA DARU PANGAYUNAN Lionfish di Tasitolu, Dili, Timor Leste.

KOMPAS.com - Scubadiving atau menyelam bagi banyak orang sudah dianggap sebagai kegiatan yang cukup ekstrim. Namun ternyata kegiatan scubadiving dapat dilakukan pada level yang lebih ekstrem lagi yakni night diving atau menyelam di malam hari.

Apa yang ada di benak anda jika mendengar istilah night diving? Banyak pertanyaan yang muncul. Apa tidak gelap? Apa tidak seram? Apa tidak takut diserang oleh hewan-hewan laut yang tidak terlihat? Apa saja yang bisa dilihat?

Saya ingin berbagi mengenai pengalaman saya melakukan night diving di Dili, Timor Leste.

Baca juga: Dive Trip ke Pulau Atauro di Timor Leste

Dive Center di Dili, Timor-Leste biasanya menjadwalkan night diving ketika matahari mulai terbenam dan berlangsung selama 50 hingga 80 menit, tergantung konsumsi udara rata-rata para penyelam dalam satu rombongan.

Persiapan dan peralatan yang dibutuhkan tidak jauh berbeda dengan scubadiving pada umumnya, yaitu dive mask, wetsuit, fin atau kaki katak, Buoyancy Compensating Device (BCD), dan regulator.

Baca juga: Belajar Menyelam di Timor Leste

Namun pada night diving, selain peralatan tersebut, alat yang menjadi wajib adalah dive torch atau lampu senter khusus diving. Masing-masing penyelam harus membawa 2 dive torch yakni 1 dive torch utama dan 1 untuk cadangan.

Lokasi night dive di dive site Dili Rock dan Tasitolu, Dili, Timor Leste.ARYA DARU PANGAYUNAN Lokasi night dive di dive site Dili Rock dan Tasitolu, Dili, Timor Leste.
Dive Center di Dili mematok tarif antara 60-70 dollar AS satu kali night dive. Tarif tersebut meliputi sewa peralatan termasuk dive torch dan jasa dive guide oleh instruktur atau dive master berpengalaman.

Baca juga: Berapa Kisaran Biaya untuk Mengambil Sertifikasi Diving?

Kita diusahakan untuk sampai di dive site 15 menit sebelum matahari terbenam agar kita masih dapat mengenakan peralatan selam dan melakukan pre-dive safety check ketika hari belum terlalu gelap.

Dive guide akan menjelaskan mengenai teknik komunikasi atau sinyal-sinyal menggunakan dive torch sehingga kita tetap dapat saling berkomunikasi di bawah laut.

Dive site di Dili yang biasa menjadi lokasi night diving adalah Dili Rock dan Tasitolu yang terletak di sebelah timur kota Dili, hanya 10 menit dari pusat kota.

Baca juga: Apakah Bisa Berenang Jaminan Bisa Diving?

Kedua dive site tersebut merupakan dive site dengan akses pantai atau shore dive, tidak perlu menggunakan dive boat, sehingga kita harus berjalan kaki dan sedikit berenang dari pantai sebelum dapat menyelam.

Ketika matahari mulai hilang dan hari mulai gelap, dive torch kita nyalakan. Kita disarankan untuk tidak sekalipun mematikan dive torch selama night diving berlangsung untuk menghindari dive torch macet atau tidak bisa dinyalakan kembali di bawah air.

Pufferfish atau ikan buntal di Tasitolu, Dili, Timor Leste.ARYA DARU PANGAYUNAN Pufferfish atau ikan buntal di Tasitolu, Dili, Timor Leste.
Ketika pertama kali menyelam di kegelapan hanya dengan bantuan penerangan dari dive torch, rasanya seperti berada di dunia lain.

Belum pernah saya merasakan sensasi serupa dimana kita melayang tanpa beban, dikelilingi oleh kegelapan, dan hanya dapat melihat ke mana dive torch kita arahkan.

Saya bahkan tidak merasa sedang berada di bawah laut karena tidak melihat warna biru atau hijau laut sama sekali. Justru warna yang dominan terlihat adalah putih kekuningan sesuai warna cahaya yang dikeluarkan oleh dive torch.

Begitu dive torch diarahkan ke terumbu karang berwarna-warni, kita akan dibuat takjub karena warna-warni yang terpancar terlihat lebih jelas di malam hari dari pada di siang hari.

Apakah tidak gelap? Jawabannya adalah gelap! Kita hanya dapat melihat ke arah di mana dive torch diarahkan. Ini yang membuat night diving seru dan menegangkan!

Apakah tidak seram? Hal ini tergantung masing-masing penyelam. Bagi sebagian orang sangat seram, karena kita benar-benar tidak dapat melihat area yang tidak diterangi oleh dive torch maka dia tidak tahu hewan laut apa saja yang berada di kegelapan dan ini justru menjadi sensasi tersendiri.

Kuda Laut di Tasitolu, Dili, Timor Leste. Kuda Laut di Tasitolu, Dili, Timor Leste.
Suatu hal yang penting untuk diperhatikan adalah jangan sampai kita terpisah dari rombongan. Pastikan kita memiliki dive buddy dan selalu perhatikan cahaya dive torch dari penyelam lain agar kita tidak terpisah.

Apa tidak takut diserang oleh hewan-hewan laut yang tidak terlihat? Kita disarankan melakukan night diving di dive site yang sudah kita kenal, atau di mana kita pernah melakukan diving ketika hari masih terang.

Kita akan memperoleh gambaran bagaimana kondisi di bawah laut dan hewan-hewan laut apa saja yang ada di tempat tersebut, sehingga kita dapat mengukur tingkat bahayanya atau kita juga dapat percayakan pada dive guide yang sudah sering melakukan night diving di tempat tersebut.

Standar etika menyelam tetap berlaku di mana kita tidak boleh menyentuh atau mengganggu hewan laut untuk menghindari hewan-hewan laut bersikap defensif terhadap kita dan menyerang kita.

Apa saja yang bisa dilihat? Selain warna-warni terumbu karang yang bagi saya tampak lebih indah di malam hari, kita dapat melihat hewan-hewan laut yang pada siang hari jarang terlihat.

Di malam hari, beberapa hewan laut lebih berani untuk keluar dari persembunyiannya, seperti moray, hermit crab, mantis shrimp, lionfish, octopus, cuttlefish, frogfish, dan sebagainya.

Baby Octopus di Tasitolu, Dili, Timor Leste.ARYA DARU PANGAYUNAN Baby Octopus di Tasitolu, Dili, Timor Leste.
Berbagai jenis ikan banyak yang diam di tempat dan tidak takut akan kehadiran penyelam, bahkan ada yang mendekat ke arah cahaya dive torch sehingga kita berada sangat dekat dengan ikan-ikan yang tidak akan dapat dilakukan di siang hari.

Bagi para pemula, saya sarankan untuk benar-benar membiasakan diri menyelam dan berada di lingkungan bawah laut, serta benar-benar menguasai buoyancy dan pernapasan sebelum melakukan night diving agar terhindar dari kepanikan. Mengikuti kursus level Advanced Open Water dari Professional Association of Diving Instructors (PADI) sangat membantu dalam hal ini. (ARYA DARU PANGAYUNAN, S.I.P., diplomat Republik Indonesia yang saat ini bertugas di KBRI Dili, Timor Leste sebagai Sekretaris Ketiga Fungsi Politik)




Close Ads X