Gunung Dukono Erupsi, Wings Air Batalkan Penerbangan Ternate-Morotai

Kompas.com - 26/03/2019, 19:06 WIB
Semburan abu vulkanik Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Senin (19/12/2016)KOMPAS.com/YAMIN ABD HASAN Semburan abu vulkanik Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Senin (19/12/2016)

KOMPAS.com - Wings Air membatalkan layanan penerbangan (cancel flight) pesawat nomor IW-1172 Ternate ke Morotai dan IW-1171 Morotai ke Ternate, Selasa (26/3/2019) pukul 11.00 WIT.

Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, kebijakan ini diberlakukan berdasarkan pengumuman resmi dari otoritas bandar udara (notam) nomor C2511/19  bahwa operasional Bandar Udara Leo Wattimena (OTI) di Kabupaten Morotai, Maluku Utara ditutup mulai 26 Maret 2019 pukul 11.00 WIT hingga 27 Maret 2019 pada 11.00 WIT.

Adapun penutupan bandara adalah dampak dari erupsi dan aktivitas Gunung Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara bagian Utara, Maluku Utara.

“Langkah ini diambil demi keselamatan penumpang. Selain itu material abu vulkanik dapat merusak pesawat, sehingga membahayakan penerbangan. Kondisi terganggunya operasional dari akibat gunung meletus termasuk force majeure yaitu keadaan yang terjadi di luar kemampuan sumber daya manusia dan perusahaan,” ujar Danang.

Menurutnya, Wings Air telah memberikan informasi kepada seluruh pelanggan yang terganggu perjalanannya dan memperbarui sesuai perkembangan. 

“Terkait pembatalan penerbangan hari ini, Wings Air memberikan solusi kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak, antara lain penjadwalan ulang keberangkatan di hari berikutnya (reschedule) dan melakukan pengembalian dana sesuai aturan yang berlalu,” lanjutnya.

Operasional Wings Air akan menyesuaikan keputusan otoritas bandar udara dan airport dinyatakan aman (safe for flight). Saat ini Wings Air terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan, pengelola bandar udara dan pengatur lalu lintas udara setempat.




Close Ads X