Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/03/2019, 09:30 WIB

“Keberadaan GenPI Wakatobi pun diharapkan bisa menaikan kunjungan wisatawan milenial. Sebab, potensi besar juga dimiliki pasar milenial,” tegas Hariyanto lagi.

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) 2016, slot 50 persen dari inbound traveller adalah kaum milenial. Makanya Kemenpar pun membidik market milenial dengan jumlah 10 juta wisatawan mancanegara (wisman).

Menariknya, mereka ini sangat mengandalkan teknologi digital dalam setiap aktivitas pariwisatanya. 

Riset Deloitte Consulting Southeast Asia 2019 menyebutkan, 40 persen aktivitas global tour dan booking mereka dilakukan secara online. Rinciannya 27 persen menggunakan smartphone dan 21 persen dari tablet.

Sementara itu, ekspresi wisman ditunjukan 70 persen melalui foto di media sosial. Adapun bila acuannya Tiongkok, maka pasar ini memiliki 70 persen independent traveller, lalu 23 persen diantaranya berusia 15-29 tahun.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menerangkan, kreativitas GenPI diharapkan akan menaikan performa pariwisata Wakatobi.

“Popularitas Wakatobi akan semakin naik seiring kehadiran GenPI di sana. GenPI ini nantinya yang akan membantu membuat konten kreatif seluruh potensi Wakatobi,” ujar Menpar.

Setelah membuat itu, lanjut Arief, GenPI pun akan menyebarkannya ke seluruh penjuru dunia melalui media sosial. Bila ini dilakukan terus menerus, performa Wakatobi akan semakin naik dan arus wisatawan datang akan lebih besar.

 

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+