Kompas.com - 29/03/2019, 07:41 WIB
Pengunjung menyeberangi sungai menuju Air Terjun Kedung Kayang. Kompas.com/Anggara Wikan PrasetyaPengunjung menyeberangi sungai menuju Air Terjun Kedung Kayang.

MAGELANG, KOMPAS.com Air Terjun Kedung Kayang menjadi alternatif obyek wisata yang bisa dikunjungi untuk mengisi hari libur. Selain airnya yang cukup deras, lokasi air terjun di pegunungan menjadi daya tarik tambahan.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika akan berkunjung ke Air Terjun Kedung Kayang. Itu berkaitan dengan letak air terjun ini secara geografis.

Baca juga: Perjalanan Mendebarkan Menuju Air Terjun Kedung Kayang Magelang

Berikut ini 5 tips berkunjung ke Air Terjun Kedung Kayang Magelang, Jawa Tengah:

1. Persiapkan Fisik

Area parkir Air Terjun Kedung Kayang memang tidak jauh dari jalan utama Boyolali-Magelang via Selo. Namun, jika ingin mencapai titik air terjun, dibutuhkan perjalanan melewati jalan setapak dengan berjalan kaki.

Baca juga: Jelajah Air Terjun Sekar Langit, Tempat Jaka Tarub Bertemu Bidadari

Jalur yang harus ditempuh pun menurun cukup terjal ketika menuju air terjun, bahkan juga menyeberangi sungai. Sementara perjalanan kembali ke area parkir haruslah melalui jalan menanjak. Kondisi jalur itu membutuhkan kekuatan fisik untuk melaluinya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Gunakan Pakaian yang Cocok untuk Aktivitas Outdoor

Biasanya wisatawan mengenakan pakaian yang modis untuk menghasilkan foto yang instagramable. Pakaian seperti itu juga bisa dikenakan di Air Terjun Kedung Kayang, asalkan cocok untuk aktivitas outdoor.

Menyeberangi sungai menuju Air Terjun Kedung Kayang salah satunya bisa dilakukan dengan melompat di antara bebatuan. Berani?Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Menyeberangi sungai menuju Air Terjun Kedung Kayang salah satunya bisa dilakukan dengan melompat di antara bebatuan. Berani?

Pakaian outdoor salah satunya mampu menyerap keringat. Perjalanan menuju air terjun cukup melelahkan sehingga kemungkinan besar keringat akan membasahi tubuh. Tentu kondisi itu membutuhkan pakaian yang bisa membuat keringat cepat kering.

Selain menyerap keringat, pakaian termasuk celana juga hendaknya cukup lentur agar tidak menghambat gerakan. Pilih pula alas kaki yang tidak mudah selip. Alas kaki juga hendaknya tidak mudah lepas saat melintasi sungai. Sekali lepas, alas kaki akan hanyut dan hilang.

3. Perhatikan Kondisi Cuaca dan Patuhi Instruksi

Kondisi Air Terjun Kedung Kayang memang cukup berbahaya di musim hujan. Namun saat cuaca cerah, obyek wisata ini aman untuk dikunjungi. Oleh karena itu, perhatikan kondisi cuaca saat hendak berkunjung ke sini.

Saat hujan lebat, biasanya Air Terjun Kedung Kayang tertutup untuk aktivitas wisata. Pengunjung yang tiba saat sedang turun hujan lebat akan dilarang turun ke sungai oleh petugas demi keselamatan.

Baca juga: Kembang Soka, Pemandian Cantik Antara Dua Air Terjun di Kulon Progo

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhir Juni, Wings Air Buka Rute Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga

Akhir Juni, Wings Air Buka Rute Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga

Travel Update
25 Hotel Terbaik Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Ada Indonesia?

25 Hotel Terbaik Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Ada Indonesia?

Travel Update
Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Jalan Jalan
4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

Jalan Jalan
5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

Jalan Jalan
Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Travel Update
Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Jalan Jalan
5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Jalan Jalan
Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Travel Update
5 Fakta Stadion Wembley, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Fakta Stadion Wembley, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Travel Update
2 Paket Wisata Bali Masuk Daftar Terbaik Sedunia 2020 Versi TripAdvisor

2 Paket Wisata Bali Masuk Daftar Terbaik Sedunia 2020 Versi TripAdvisor

Travel Update
5 Fakta Menarik Kota Baku, Tempat Tanding Wales Vs Swiss di Euro 2020

5 Fakta Menarik Kota Baku, Tempat Tanding Wales Vs Swiss di Euro 2020

Travel Update
8 Tips Naik Pesawat Selama PPKM Mikro, Jangan Lupa Minta Cap!

8 Tips Naik Pesawat Selama PPKM Mikro, Jangan Lupa Minta Cap!

Travel Tips
Yadna Kasada 2021, Wisata Gunung Bromo Tutup 24-26 Juni 2021

Yadna Kasada 2021, Wisata Gunung Bromo Tutup 24-26 Juni 2021

Travel Update
Aturan Naik Pesawat Saat PPKM Mikro Lebih Banyak, Menyesal Sudah Beli Tiket?

Aturan Naik Pesawat Saat PPKM Mikro Lebih Banyak, Menyesal Sudah Beli Tiket?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X