Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemandian Unik di Magelang, Berada dalam Kompleks Candi

Kompas.com - 29/03/2019, 21:11 WIB
Anggara Wikan Prasetya,
Sri Anindiati Nursastri

Tim Redaksi

MAGELANG, KOMPAS.com – Situs peninggalan sejarah seperti candi memang tersebar luas di kawasan Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kebanyakan candi dibangun pada masa Kerajaan Mataram Kuno, seperti Prambanan dan Borobudur.

Memotret dan berswafoto menjadi dua aktivitas andalan yang bisa dilakukan wisatawan saat berkunjung ke candi. Namun, ada satu candi di Kabupaten Magelang yang berbeda dari yang lain.

Baca juga: Perjalanan Mendebarkan Menuju Air Terjun Kedung Kayang Magelang

Situs peninggalan sejarah bernama Candi Umbul ini tidak hanya terdiri dari batuan candi. Ada kolam pemandian alami yang juga menjadi peninggaan sejarah masa lalu. Oleh karena itu, wisatawan bisa mandi sembari berswafoto.

Candi Umbul teretak di Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Candi ini paling mudah dijangkau dari Magelang dengan jarak sekitar 19 kilometer atau waktu tempuh kurang-lebih setengah jam.

Pemandian air hangat

Keunikan Candi Umbul bukan hanya karena terdapat kolam pemandian yang bersejarah. Ternyata suhu air di kolam pemandian pun hangat. Air hangat ini bersumber langsung dari dalam bumi.

Tentu keberadaan Candi Umbul paling pas bagi mereka masyarakat Yogyakarta, Magelang, Semarang, dan sekitarnya yang ingin merasakan nikmatnya mandi dengan air hangat alami.

Baca juga: 5 Tips Berkunjung ke Air Terjun Kedung Kayang Magelang

Total ada dua kolam pemandian yang semua airnya hangat. Kolam ini sudah ada sejak zaman dahulu dengan dinding kolam yang terbuat dari batu khas candi, andhesit. Diperkirakan Candi Umbul didirikan sekitar abad ke-9 Masehi.

Batuan candi di samping kolam pemandian Candi Umbul Magelang.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Batuan candi di samping kolam pemandian Candi Umbul Magelang.

Meski menjadi salah satu pemandian air hangat yang langka, saat ini kunjungan wisatawan ke Candi Umbul masih belum begitu banyak. Kunjungan paling banyak biasanya terjadi pada sore hari di hari libur.

Terletak di tengah areal persawahan sekitar perbukitan, suasana di Candi Umbul begitu asri. Saat sedang sepi, wisatawan bisa mendengarkan nyanyian alam seperti dedaunan yang tertiup angin dan kicauan burung.

Baca juga: Seperti di Belanda, Intip Keindahan Taman Ramadanu Magelang

Selain kolam, sudah tersedia kamar mandi, toilet, mushalla, dan warung makan di Candi Umbul ini. Pengunjung tidak perlu mengkhawatirkan tentang fasilitas.

Jam buka Candi Umbul adalah pukul 06.00 WIB dan tutup sekitar 17.30 WIB sampai maghrib. Tarif masuknya juga sangat terjangkau, yakni Rp 5.000 saja dengan harga parkir hanya Rp 2.000.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com