Tips Hemat Uang Makan Saat Pelesir ke Singapura

Kompas.com - 01/04/2019, 11:57 WIB
Suasana Peoples Park Food Centre di Chinatown, Singapura, Minggu (31/3/2019). Food centre atau hawker centre menjadi tempat favorit warga SIngapura maupun wisatawan untuk mencari makanan enak dan murah. KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTRASuasana Peoples Park Food Centre di Chinatown, Singapura, Minggu (31/3/2019). Food centre atau hawker centre menjadi tempat favorit warga SIngapura maupun wisatawan untuk mencari makanan enak dan murah.

INGAPURA, KOMPAS.com - Salah satu hal penting yang perlu disiapkan sebelum berpelesir adalah daftar tempat-tempat makan.

Manfaat mempersiapkan daftar tempat makan ini, selain bisa mengetahui ciri khas kuliner setempat, juga untuk mengontrol pengeluaran agar tidak membengkak.

Termasuk jika bepergian ke Singapura. Meski terkenal dengan toko-toko dan destinasi wisata yang mewah, bukan tidak mungkin menemukan tempat makan yang murah dan menggugah selera.

Di Singapura, ada yang namanya hawker centre atau semacam pujasera. Di sana, banyak pedagang menjajakan makanan khas, baik makanan berat hingga yang ringan.

Baca juga: Ini Alasan Semakin Banyak Orang Indonesia ke Singapura pada 2018

Kompas.com mendatangi salah satu hawker centre yang cukup ramai, yakni People's Park Food Centre di Chinatown pada Minggu (31/3/2019).

Lokasinya yang terjangkau jika menggunakan MRT membuat tempat ini ramai dikunjungi warga lokal maupun wisatawan mancanegara.

Stasiun MRT Chinatown di Singapura, Minggu (31/3/2019). Sejumlah hawker centre atau pujasera di SIngapura dapat dengan mudah diakses karena lokasinya yang berdekatan dengan stasiun-stasiun MRT. KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTRA Stasiun MRT Chinatown di Singapura, Minggu (31/3/2019). Sejumlah hawker centre atau pujasera di SIngapura dapat dengan mudah diakses karena lokasinya yang berdekatan dengan stasiun-stasiun MRT.
People's Park Food Centre langsung terlihat ketika keluar dari Stasiun MRT Chinatown. Tempatnya ditandai gedung tiga lantai dengan tulisan besar People's Park.

Ketika memasuki area food centre, suasana bising langsung terasa. Bukan karena suara mesin atau semacamnya, melainkan riuh pengunjung yang makan dan berbelanja sembari berbincang.

Tempatnya yang luas namun padat membuat pengunjung harus lebih awas saat berjalan. Jika tidak hati-hati, bukan tidak mungkin menabrak pengunjung lain atau pedagang yang sibuk bolak balik mengantar makanan.

Baca juga: Nastar Raksasa sampai Rasa Dendeng, 4 Kreasi Unik Nastar di Singapura

Jenis makanan yang dijajakan ada banyak, mulai dari nasi, mi, kwetiau, makanan laut, hingga yang berkuah serta olahan ayam, daging, serta bebek. Hal yang paling penting adalah harganya yang terjangkau.

Jika di sekitar area wisata harga makanan bisa di atas 5 dollar SGD, di food centre seperti ini dipatok antara 2 sampai 4 dollar SGD.

Suasana Peoples Park Food Centre di Chinatown, Singapura, Minggu (31/3/2019). Food centre atau hawker centre menjadi tempat favorit warga SIngapura maupun wisatawan untuk mencari makanan enak dan murah. KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTRA Suasana Peoples Park Food Centre di Chinatown, Singapura, Minggu (31/3/2019). Food centre atau hawker centre menjadi tempat favorit warga SIngapura maupun wisatawan untuk mencari makanan enak dan murah.
Bila ingin lebih hemat, bisa memesan makanan porsi besar seharga 18 dollar SGD untuk empat sampai lima orang.

Ditambah dengan minum, maka pengeluaran untuk sekali makan sekitar 5 dollar SGD saja. Terlebih, porsi biasa di sini ukurannya sudah cukup besar, paling tidak melebihi ukuran piring atau mangkok yang biasa ditemukan di Indonesia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X