Tiket Pesawat Mahal, Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo Menurun

Kompas.com - 04/04/2019, 09:07 WIB
Wisatawan bersantai di atas kapal semi phinisi Wae Rebo di Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kompas.com/SHERLY PUSPITAWisatawan bersantai di atas kapal semi phinisi Wae Rebo di Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Mahalnya harga tiket pesawat menyebabkan kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan Nusantara ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, terus menurun.

"Betul pak wisatawan mancanegara dan Nusantara terus menurun berkunjung ke Labuan Bajo. Mahalnya harga tiket pesawat menjadi salah satu faktor penurunan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo," kata Ketua Pelaksana Harian ASITA Kabupaten Manggarai Barat, Donatus Matur kepada Kompas.com, Rabu (3/4/2019).

Baca juga: Tiket Pesawat Mahal, Mengapa Tidak Coba Road Trip?

Matur menjelaskan belum bisa diberikan persentase tentang penurunan wisatawan mancanegara dan Nusantara, tetapi kenaikan harga tiket memang menjadi salah satu faktornya.

Menurut Matur, akhir tahun 2018 dan awal tahun 2019 kunjungan wisatawan sungguh sepi. "Kita sedang tunggu sehabis pemilu ini," katanya.

Baca juga: Ini Waktu Terbaik Memesan Tiket Pesawat agar Dapat Harga Termurah

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Manggarai Barat, Silvester Wangge yang dihubungi Kompas.com melalui telepon pada hari yang sama menjelaskan, saat ini kunjungan wisatawan agak sepi di Labuan Bajo karena belum musim orang Eropa berlibur. "Orang Eropa berlibur itu pada Juni-Juli tiap tahunnya," katanya.

Wisatawan sedang dijelaskan tentang meriam dari Liverpool yang terdapat di Desa Adat Todo, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT, Rabu (29/11/2018).KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Wisatawan sedang dijelaskan tentang meriam dari Liverpool yang terdapat di Desa Adat Todo, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT, Rabu (29/11/2018).
Khusus hotel dan restoran di Labuan Bajo, lanjut Wangge, masih dalam keadaan normal dihuni oleh wisatawan Nusantara dan sebagiannya wisman.

"Terkait dengan harga tiket mahal, saya sering komunikasi dengan rekan-rekan di Bali masih ada penumpang yang memesan tiket dan juga dari jalur Jakarta-Surabaya-Labuan Bajo harganya masih bagus. Belum ada dampaknya bagi hotel dan restoran di Labuan Bajo yang berkaitan dengan mahalnya harga tiket," katanya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X