Kompas.com - 07/04/2019, 12:08 WIB

 JAKARTA, KOMPAS.com - Menyambut bulan suci Ramadan, Marriott International mempersembahkan 7 Chefs 14 Hands Ramadan Dinner. Acara makan malam eksklusif ini, menampilkan hidangan rumahan yang disiapkan oleh tujuh orang koki dari hotel Marriott terpilih di Jakarta, inspirasi bagi para tamu yang jauh dari rumah pada Ramadan ini.

"Ide untuk jamuan acara 14 hands Ramadan muncul dengan pemahaman bahwa jauh dari
orang-orang yang terkasih dan rasa nostalgia dengan rumah selama Ramadan bukan
merupakan hal yang mudah. Kami ingin menggambarkan komitmen kami untuk memberikan pengalaman yang nyaman bagi para tamu ketika mereka menginap atau menikmati hidangan bersama kami sepanjang bulan suci ini," kata Willem Van Emden, Marriott International Regional Director of Food & Beverage APEC, sesuai siaran pers yang diterima KompasTravel, Senin (4/4/2019).

"Untuk itu, para chef kami telah membuat hidangan khusus yang dekat dengan hati mereka untuk acara ini,” tambah  Willem Van Emden.

7 Chefs 14 Hands Ramadan Dinner? bersama 7 Chef dari hotel-hotel Marriot International terpilih di Jakarta.Dok. Mariott International 7 Chefs 14 Hands Ramadan Dinner? bersama 7 Chef dari hotel-hotel Marriot International terpilih di Jakarta.
Tujuh orang koki dari tujuh hotel di bawah naungan Marriott International, dibantu koki lainnya akan menghadirkan sajian khas Nusantara untuk hidangan Ramadhan. Uniknya, berberapa terinspirasi akan masakan dari ibu mereka.

Seperti Sous Chef Seasonal Tastes di The Westin Jakarta, Erwin Hartanto yang membuat
bubur manado. Ia bercerita dalam perjalanan karir kuliner yang banyak dihabiskan di luar negeri, ibunya akan selalu membuatkan Erwin bubur manado saat ia pulang ke kampung halaman.

"Saat seperti ini yang menjadikan saya tahu bahwa saya berada di rumah,” ungkap Erwin.

Ada juga Chef De Cuisine Le Meridien Jakarta, Muhamad Aulia Fariz Charviandy yang memasak celimpungan, lakso, burgo. Kampung halaman mengingatkannya akan jajanan tradisional yang disantap semasa kecil bersama keluarga.

Menariknya karena rata-rata koki terinspirasi akan hidangan rumahan, rasa yang disajikan dalam tiap masakan terbilang otentik. Penggunaan bahan makanan yang segar dan bumbu serta rempah yang loyal menjadi ciri khas sajian yang dimasak setiap koki.

Kudapna manis yang disajikan dalam acara 7 chefs 14 hands Marriott International.Kompas.com/Silvita Agmasari Kudapna manis yang disajikan dalam acara 7 chefs 14 hands Marriott International.
"Saya memang sengaja menghadirkan rasa yang dalam, berbeda dengan sajian hotel-hotel pada umumnya yang kurang terasa. Bagi saya inilah khas makanan Indonesia, rasa-rasa yang berani dan tebal," kata Koki dari JW Mariott Jakarta, Heri Purnama.

Aneka hidangan khas Nusantara dengan makna yang dalam dari setiap chef ini dapat dirasakan oleh tamu-tamu yang bersantap selama bulan Ramadan di Marriott International daerah Jakarta.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Travel Update
DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

Travel Update
Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.