Menjelajahi Lembah Ranggu-Kolang yang Eksotis di Flores Barat (1)

Kompas.com - 08/04/2019, 14:10 WIB
Sawah Lodok atau sawah Jaring Laba-Laba Beakalo di Lembah Ranggu-Kolang, Kelurahan Goloru, Kecamatan Kuwuh, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, Minggu (31/3/2019). KOMPAS.com/MARKUS MAKURSawah Lodok atau sawah Jaring Laba-Laba Beakalo di Lembah Ranggu-Kolang, Kelurahan Goloru, Kecamatan Kuwuh, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, Minggu (31/3/2019).

KOLANG, KOMPAS.com — Rencanakan perjalanan wisata anda ke kawasan Lembah Ranggu-Kolang di Kecamatan Kuwus dan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur. Bahkan, ada tempat untuk pertapaan dan memulihkan kehidupan dengan menginap di Pastoran Paroki Tritunggal Mahakudus Ranggu.

Lembah Ranggu-Kolang berada di bawah kaki Gunung Poso Kuwuh. Selama ini Kompas.com memperoleh berbagai informasi lisan yang menantang untuk menelusuri kisah-kisah yang dituturkan oleh warga dari Ranggu-Kolang, baik melalui pesan whatsapp maupun akun media sosial.

Baca juga: Berkunjung ke Sentra Tenun Sulam Rana Tonjong di Flores Barat

Lembah Ranggu-Kolang merupakan lembah yang memiliki kisah-kisah mistis yang selama ini hanya diketahui oleh orang Ranggu-Kolang, baik yang berada di seputar kampung itu maupun yang merantau hingga ke luar negeri.

Di saat kita memiliki kepenatan karena begitu banyak kesibukan dan tuntutan kerja yang kita lakukan di Kota Labuan Bajo (ibu kota Kabupaten Manggarai Barat), Borong (ibu kota Kabupaten Manggarai Timur), dan Ruteng (ibu kota Kabupaten Manggarai), maka sisihkan waktu libur akhir pekan untuk bertapa di kawasan Lembah Ranggu-Kolang.

Baca juga: Labuan Bajo Tawarkan Wisata Konsep “Nomadic Tourism”, Apa Itu?

Sejumlah obyek wisata di kawasan Lembah Ranggu-Kolang sudah dipublikasi di Kompas.com. Ini penelusuran yang kesekian kali dilakukan oleh Kompas.com demi mengangkat keunikan kisah-kisah mistis dan obyek wisata yang bisa dikunjungi selain Taman Nasional Komodo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keindahan Puncak Poso Kuwuh dilihat dari Lembah Ranggu-Kolang, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, Minggu (31/3/2019). Ini salah satu destinasi trekking yang minim promosi di Manggarai Barat. KOMPAS.com/MARKUS MAKUR Keindahan Puncak Poso Kuwuh dilihat dari Lembah Ranggu-Kolang, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, Minggu (31/3/2019). Ini salah satu destinasi trekking yang minim promosi di Manggarai Barat.
Kawasan Lembah Ranggu-Kolang berada di bagian utara dari Kabupaten Manggarai Barat yang terkenal dengan binatang satwa liar Komodo yang dilindungi. Ada yang menarik di kawasan Lembah Kolang adalah kuliner-kuliner lokal yang masih dirawat dan dilestarikan masyarakat setempat.

Baca juga: Jalan-jalan ke Labuan Bajo, Jangan Lupa Beli Selendang Songke

Sabtu (30/3/2019), saya diajak Ketua Lembaga KOMPAK Le Nuk, Pastor Wilfridus Babun, SVD menjelajahi kawasan Lembah Ranggu-Kolang.

Saya berangkat dari tempat tinggal di Kota Waelengga, ibu kota Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur menuju ke Kota Ruteng dengan mobil travel yang dikendarai Om Din. Setiba di Kota Ruteng, mobil travel mengantar ke Terminal Mena menuju ke arah bagian Barat.

Baca juga: Mbaru Gendang Ruteng Puu, Kampung Adat Tertua di Flores Barat

Beruntung masih ada satu bus Jurusan Ruteng-Lewur, Kecamatan Kuwus. Akhirnya, perjalanan menuju ke Lembah Ranggu-Kolang bisa terwujud. Kalau tidak maka saya harus menginap semalam di Kota Ruteng.

Kami janjian bertemu di pertigaan Golowelu, ibu kota Kecamatan Kuwus sebelum menuju ke Lembah Ranggu-Kolang. Pagi harinya Pastor Wilfrid, biasa disapa umat melakukan pelayanan di Kampung Longoh, Desa Tueng.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Travel Update
Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Travel Update
Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Travel Update
Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Travel Update
Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Travel Update
Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary
Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Travel Update
Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Travel Update
PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

Travel Update
Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Travel Update
Menparekraf Sandiaga Ajak Pemimpin ASEAN Kerja Sama dalam Menyambut Turis Asing

Menparekraf Sandiaga Ajak Pemimpin ASEAN Kerja Sama dalam Menyambut Turis Asing

Travel Update
Baju Adat Gorontalo, Pakaian Menparekraf Sandiaga saat Penyerahan Bantuan Kemenparekraf

Baju Adat Gorontalo, Pakaian Menparekraf Sandiaga saat Penyerahan Bantuan Kemenparekraf

Jalan Jalan
5 Oleh-oleh Kesenian Khas Bandung, Wayang Golek hingga Angklung

5 Oleh-oleh Kesenian Khas Bandung, Wayang Golek hingga Angklung

Jalan Jalan
Mal Taman Anggrek Pecahkan Rekor Muri, Layani Vaksinasi Covid-19 dengan Peserta Terbanyak

Mal Taman Anggrek Pecahkan Rekor Muri, Layani Vaksinasi Covid-19 dengan Peserta Terbanyak

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.