Kompas.com - 09/04/2019, 08:06 WIB
ILUSTRASI - hotel kapsul ThinkstockILUSTRASI - hotel kapsul

JAKARTA, KOMPAS.com - Hotel kapsul saat ini dikenal sebagai akomodasi murah andalan wisatawan backpacker. Uniknya jika ditilik dari latar belakang hotel kapsul, sebenarnya tidak ditujukan untuk wisatawan backpacker.

Dilansir dari Archdaily, hotel kapsul pertama kali hadir pada 1972 di Tokyo dengan nama Nagakin Capsule Tower, terdiri dari 14 lantai dan 140 kamar kapsul. Perancang hotel ini adalah arsitek legendaris Jepang, Kisho Kurokawa. Ia merancang hotel kapsul karena melihat peluang yang ada dari budaya kerja di Jepang.

Baca juga: Mengapa Orang Jepang Menginap di Hotel Kapsul? Ini Jawabannya...

Orang Jepang terkenal memiliki dedikasi serta tuntutan kerja yang tinggi. Sehingga membuat para pekerja sering lembur. Terkadang sehabis bekerja, mereka juga menghabiskan waktu untuk minum bersama di Izakaya (semacam bar minum dengan sajian camilan).

Ketika sisa hari semakin singkat dan harus masuk kerja kembali keesokan pagi, para pekerja ini kesulitan untuk kembali ke rumah. Selain jadwal kereta yang terbatas pilihan transportasi lain seperti taksi di Jepang sangat mahal.

Baca juga: 7 Tips Menginap di Hotel Kapsul dan Hostel

Alhasil, jadilah hotel kapsul pilihan untuk beristirahat beberapa jam dan membersihkan diri agar kembali siap bekerja keesokan hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nagakin Capsule Tower, hotel kapsul pertama di Jepang yang kini menjadi bangunan monumental. Archdaily Nagakin Capsule Tower, hotel kapsul pertama di Jepang yang kini menjadi bangunan monumental.
Pada awal kemunculan Nagakin Capsule Tower tidak sesempit saat ini. Barulah pada 1979 kapsul hotel seperti ukuran saat ini diluncurkan di Osaka. 

Pada perkembangannya hotel kapsul di Jepang ternyata digemari oleh wisatawan backpacker, khususnya wisatawan mancanegara. Untuk itu operator hotel kapsul di Jepang mulai menempelkan instruksi dan peraturan bertuliskan Bahasa Inggris.

Dari Jepang, konsep hotel kapsul juga diadaptasi oleh negara lain di Asia sampai Eropa. Tak melulu kapsul-kapsul ini memiliki bentuk yang sama. Banyak operator hotel berkreasi dengan bentuk hotel kapsul sendiri.

Seperti di Kyoto ada hotel kapsul dengan desain warna monokrom, di Kuala Lumpur ada hotel kapsul bergaya industrial, atau di Rio de Janeiro hotel kapsul bergaya seni jalanan.

Di Indonesia sendiri hotel kapsul pertama kali hadir pada 2017. Kini hotel kapsul di Indonesia kian dikenal dan dijadikan andalan untuk akomodasi wisatawan domestik maupun mancanegara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Jalan Jalan
Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Jalan Jalan
Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Jalan Jalan
PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

Travel Update
Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Travel Update
Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Travel Update
10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

Jalan Jalan
Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Travel Update
Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Travel Tips
Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Travel Update
Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Jalan Jalan
Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Travel Update
Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Travel Promo
Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X