Ketika Para Penenun Toraja Pameran Foto

Kompas.com - 12/04/2019, 20:09 WIB
Hasil foto dari para penenun di Desa Sadan, Toraja. KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRIHasil foto dari para penenun di Desa Sadan, Toraja.

SA’DAN, KOMPAS.com – Bagi wanita Toraja, menenun bukan sekadar aktivitas pokok dan penggerak roda perekonomian. Lebih dari itu, tenun merupakan wujud dari kebebasan berekspresi serta pelestarian tradisi.

Para wanita Toraja biasa menenun di bagian bawah tongkonan (rumah adat Toraja), atau di lumbung padi yang terletak berseberangan dengan tongkonan. Tua, muda, tak ada batasan usia. Pewarna alami untuk tenun mereka dapatkan dari tumbuhan, akar-akaran, serta bebatuan.

Salah satu desa sentra tenun di Toraja adalah Sa’dan. Butuh sedikit perjuangan untuk mencapai desa mungil di lereng Gunung Sesean ini. Dari Bandara Palopo, Anda harus berkendara antara 3-4 jam. Melewati jalur berliku dengan kemungkinan longsor di beberapa titik.

Hasil foto para penenun di Desa Sadan, TorajaKOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Hasil foto para penenun di Desa Sadan, Toraja

Tiba di Sa’dan, jalan panjang untuk berburu tenun Toraja seakan terbayar lunas. Di sinilah semua tenun hasil karya wanita Toraja dipamerkan dan dijual.

“Ada banyak sekali penenun. Mereka biasa menenun di tongkonan, kemudian hasilnya dipamerkan di sini,” tutur Dinny Jusuf, pendiri komunitas Toraja Melo kepada KompasTravel, Jumat (5/4/2017).

Pada hari yang cerah itu, KompasTravel bersama rombongan Discovery Trip dari OPPO Indonesia melakukan satu hal berbeda: mengajarkan para penenun wanita untuk memotret menggunakan smartphone, kemudian mencetak dan memajang hasilnya.

Pelatihan fotografi

Mengapa pelatihan fotografi menggunakan smartphone ini penting bagi penenun Toraja? Fotografer Tanah Air, Nurulita Adriani Rahayu, menyebutkan bahwa sosial media punya andil yang sangat besar terhadap promosi pariwisata.

“Diharapkan lewat sosmed, para penenun bisa menjual hasil tangan mereka secara lebih luas,” tutur Nurul pada kesempatan yang sama.

Fotografer Nurulita tengah melakukan pelatihan fotografi kepada para penenun di Desa Sadan, Toraja.KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Fotografer Nurulita tengah melakukan pelatihan fotografi kepada para penenun di Desa Sadan, Toraja.

Wanita yang tersohor lewat foto-foto ciamiknya pada Asian Games 2018 lalu inilah yang mengajarkan pelatihan fotografi kepada para penenun. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok, tiap kelompok diberikan satu unit OPPO R17 Pro.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X