Sup Harira dan Nasi Mandhi yang Disajikan Raja Salman untuk Jokowi

Kompas.com - 15/04/2019, 17:02 WIB
Nasi mandhi dengan lauk daging kambing muda oven.Kompas.com/Silvita Agmasari Nasi mandhi dengan lauk daging kambing muda oven.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara dan dua putranya berkunjung ke Arab Saudi untuk bertemu Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud, Minggu (14/4/2019).

Lewat ungguhan foto di Instagram, Jokowi bercerita mengenai kunjungannya tersebut.

"Saya, Ibu Negara, Gibran, dan Kaesang siang ini bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud di Istana Pribadi Raja di Riyadh, Arab Saudi. Beliau menyambut kami di halaman depan istana dengan hangat. Raja Salman yang dua tahun lalu berkunjung ke Indonesia, terlihat sehat dan bugar. Saya juga senang Presiden Jokowi bisa memenuhi undangan saya," katanya.

"Seusai berbincang di ruang utama, kami dijamu santap siap dengan menu khas Arab Saudi seperti sup harira, daging iga sapi, atau nasi mandhi dengan ayam. Syukur Alhamdulillah. Terima kasih Yang Mulia Raja Salman, sang khadimul haramain, pelayan dua kota suci Makkah dan Madinah," tulis keterangan di foto Jokowi bersama Raja Salman, bersama Iriana, Gibran, dan Kaesang.

Hal yang menarik, Jokowi menuliskan dengan spesifik jamuan makan siang untuknya. Hidangan khas Timur Tengah berupa sup harira, daging iga sapi, dan nasi mandhi dengan ayam menjadi hidangan jamuan dari Arab Saudi.

Sup harira dilansir dari Culture Trip adalah hidangan pembuka yang berasal dari Maroko, tetapi tersebar sampai ke Timur Tengah dan Afrika Utara. Sajian ini ringan karena pada dasarnya adalah sup tomat dengan campuran kacang-kacangan, kacang arab, dan vermiseli (mie tipis), dengan tambahan rempah-rempah.

Sup harira.Unilever Food Solution Sup harira.

Hidangan ini populer untuk takjil saat puasa di Ramadhan. Penyajian sup harira saat Ramadhan biasa disajikan bersama kurma dan madu. Selain saat Ramadhan, sup harira mudah ditemui di bulan-bulan dengan suhu sejuk dan sajian malam hari.

Sup harira memberi kehangatan bagi yang menyantap, sebab sup ini sendiri sejatinya adalah hidangan rumahan yang akrab disantap sehari-hari. Untuk itu setiap keluarga biasanya memiliki resep sup harira tersendiri.

Sedangkan nasi mandhi merupakan salah satu olahan nasi rempah yang terkenal di Timur Tengah. Lewat kunjungan KompasTravel ke Al Jazeerah Resto, Polonia, Jakarta Timur, Kamis (13/9/2018) dijelaskan bahwa nasi mandhi atau mandi terdiri dari nasi berwarna kuning dan putih.

"Kalau kami itu nyebutnya butter rice, warnanya kuning tapi dominan, masih dominan putih," tutur Manager Operasional Resto Al Jazeerah Polonia, Jakarta Timur, Maselogiri Noegroho.

Warna kuning dari nasi, disebutkan berasal dari rempah apron, rempah asal Timur Tengah. Rasa nasi ini dominan gurih, selain karena rempah apron tersebut juga karena proses memasak dengan teknik tanur.

Umumnya protein yang digunakan untuk membuat nasi mandi adalah kambing, domba, sapi, atau ayam.

Penggunaan teknik tanur, yaitu mengoven protein kemudian menggantung di atas nasi agar bumbu dari protein tersebut menetes ke nasi yang dimasak di atas bara. Membuat rasanya gurih sempurna dengan tetesan kaldu dan panas bara yang merata.

Untuk menyantap sup harira dan nasi mandhi di Tanah Air, dapat menjajal restoran khas Timur Tengah yang banyak tersebar di kota-kota besar. 




Close Ads X