Setelah Thamrin, Artotel Kini Beroperasi di Wahid Hasyim

Kompas.com - 15/04/2019, 21:48 WIB
Kamar di ARTOTEL Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2019).KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Kamar di ARTOTEL Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan KH Wahid Hasyim merupakan pusatnya hotel bintang 3 di Jakarta Pusat. Kawasan ini merupakan pasar yang gemuk untuk bisnis perhotelan.

Tak heran jika ARTOTEL Group mendirikan hotel baru di Jalan KH Wahid Hasyim. Namanya ARTOTEL Wahid Hasyim-Jakarta. Sebelumnya ARTOTEL memiliki ARTOTEL Thamrin-Jakarta, tak jauh dari Jalan Wahid Hasyim.

CEO ARTOTEL Group, Erastus Radjimin mengatakan keberadaan ARTOTEL Wahid Hasyim merupakan hotel kedelapan yang dikelola ARTOTEL Group dan hotel kedua di Jakarta Pusat.

Menurut Erastus, pendirian ARTOTEL Wahid Hasyim dengan menggandeng Robina Group selaku pemilik ibarat ganti baju setelah merenovasi hotel lama. Bangunan lama direnovasi. Setiap kamar dibenahi. Ada 122 kamar yang diubah dan disesuaikan dengan konsep ARTOTEL yang mengedepankan seni.

Baca juga: Hotel Artotel di Bandung Ini Padukan Konsep Heritage, Modern, dan Seni

"Kawasan ini pasarnya bagus. Tak heran setiap akhir pekan, kamar selalu penuh. Meski jarak ARTOTEL Thamrin dan ARTOTEL Wahid Hasyim berdekatan namun keduanya saling melengkapi dan pasarnya beda. Kalau ARTOTEL Thamrin cenderung ke tamu perbankan, maka ARTOTEL Wahid Hasyim menyasar tamu yang berbelanja ke Tanah Abang," katanya pada acara peresmian beroperasinya ARTOTEL Wahid Hasyim, Jumat (12/4/2019).

Sementara Robin Makmur, selaku COO Robina Group mengaku senang bisa bekerja sama dengan ARTOTEL Group. "Bayangkan kami cuma butuh waktu 82 hari untuk merenovasi hotel yang lama hingga terwujudlah 122 kamar dengan sentuhan ARTOTEL," kata Robin.

Baca juga: Artotel Sanur, Pilihan Menginap di Bali untuk Turis Berjiwa Seni

Robin memaparkan, setiap kamar butuh investasi Rp 600 hingga Rp 700 juta untuk renovasi. "Kami beruntung memiliki tim yang solid hingga bisa mewujudkan semua ini dalam waktu 82 hari kerja," katanya.

ARTOTEL Wahid Hasyim terdiri dari 2 tipe kamar yakni tipe Studio 20 dan Studio 40. Sesuai dengan ciri ARTOTEL yang mengekedepankan seni, maka setiap kamar memiliki lukisan yang berbeda-beda.

Untuk mewujudkan tema Metamorfosis-nya, ARTOTEL Wahid Hasyim menggandeng 5 seniman lokal yakni Lala Bohang, Rega Ayundya, Ricky Janitra, Restu Taufik Akbar, dan Marishka Soekarna.

Peresmian ARTOTEL Wahid Hasyim di Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2019).KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Peresmian ARTOTEL Wahid Hasyim di Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2019).
Di ARTOTEL Wahid Hasyim, para seniman lokal ditampung untuk menggelar karya-karyanya di ARTSPACE. Selain itu juga terdapat ruang pertemuan yang dinamakan MEETSPACE berkapasitas hingga 50 orang.

Erastus memaparkan ikon ARTOTEL Wahid Hasyim adalah BANG BANG Restaurant & Bar. "Buka 24 jam, tempat ini akan meramaikan dunia entertainment. Bahkan ada live band dan DJ segala," katanya.

Kembali Erastus mengatakan bahwa pasar Wahid Hasyim ini terbilang gemuk untuk hotel. "Kami cuma butuh barang yang bagus dan beda dengan kompetitor. Kita lebih cocok ada di tempat yang ramai seperti ini," tambahnya.




Close Ads X