KILAS

Tawarkan Konsep Nomadic Tourism, The Canopi Hadir di Bintan

Kompas.com - 16/04/2019, 10:58 WIB
The Canopi Bintan merupakan amenitas berbasis camping mewah atau glamour camping. Ini dikembangkan sebagai wujud konsep nomadic tourism dan ditawarkan kepada wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Riau (Kepri). Dok. Humas Kementerian PariwisataThe Canopi Bintan merupakan amenitas berbasis camping mewah atau glamour camping. Ini dikembangkan sebagai wujud konsep nomadic tourism dan ditawarkan kepada wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Riau (Kepri).


KOMPAS.com
– Pariwisata Bintan terus menunjukkan perkembangan yang positif. Bukan hanya kalender event yang semakin beragam, tetapi destinasi wisata pun terus berpacu menampilkan spot-spot menarik.

Salah satunya The Canopi Bintan yang mengusung konsep nomadic tourism. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemeterian Pariwisata ( Kemenpar), Rizki Handayani mengatakan, The Canopi Bintan merupakan amenitas berbasis kamping mewah atau glamour camping.

“The Canopi Bintan adalah amenitas baru yang mengusung konsep nomadic tourism. Keren sekali. Dibangun menyatu dengan alam, lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung yang memadai,” ujarnya, Senin (15/4/2019) di Jakarta, seperti dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/4/2019).

Terletak di kawasan pariwisata Teluk Sebong Lagoi, The Canopi Bintan berada persis di sepanjang laguna air tawar buatan terbesar di Asia Tenggara. Selain menawarkan keindahan alam, petualangan, dan kemewahan, lokasinya pun hanya berjarak satu jam dari Singapura.

Sementara itu, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjelaskan, The Canopi Bintan merupakan bentuk bisnis nomadic tourism yang banyak diminati investor saat ini.

Ini karena, karakter bisnisnya terhitung murah, cepat operasional, dan cepat kembali modal sesuai dengan karakter pasar potensial yang disasar, yaitu para wisatawan millenial. 

“Saya berani membuat tagline nomadic tourism jadi solusi sementara, sekaligus sebagai solusi selamanya. Sebab ini sudah terbukti dan sesuai dengan keadaan saat ini," ucap Menpar.

Lebih dari itu, kata Menpar, karena konsep The Canopi Bintan menyuguhkan pengalaman seru maka bisa menggaet wisatawan millenial dari negara tetangga.

Kepopuleran Bintan di dunia pariwisata Tanah Air memang bukanlah hal baru. Asdep Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar, Dessy Ruhati menyatakan, salah satu daerah di Provinsi Kepulauan Riau yang cukup diandalkan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.

Asal tahu saja, dari tahun ke tahun, jumlah turis yang datang ke Bintan mengalami peningkatan. Sejalan dengan itu, target kunjungan wisatawan pun dinaikkan menjadi 700.000 wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang tahun 2019.

“Kami optimis pariwisata Bintan semakin berkibar. Terlebih, ada tiga kegiatan yang masuk dalam Calender of Event (CoE) Kemenpar 2019," ungkapnya.

Tiga kegiatan itu, lanjut Dessy, antara lain adalah Bintan Triathlon yang masuk kategori Top 10, Tour de Bintan dan IronMan 70.3 Bintan yang berada di Top 100 CoE 2019.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Buka Kembali, Pendakian Gunung Semeru Tutup Setahun

Sebelum Buka Kembali, Pendakian Gunung Semeru Tutup Setahun

Whats Hot
Perkuat Mitigasi dan Tanggap Darurat Bencana, Wae Rebo Akan Dilengkapi Helipad

Perkuat Mitigasi dan Tanggap Darurat Bencana, Wae Rebo Akan Dilengkapi Helipad

Whats Hot
5 Alasan Mi Instan Jangan Jadi Bekal Utama Saat Mendaki Gunung

5 Alasan Mi Instan Jangan Jadi Bekal Utama Saat Mendaki Gunung

Travel Tips
Air Terjun Cunca Jami yang Masih Tersembunyi di Sekitar Labuan Bajo

Air Terjun Cunca Jami yang Masih Tersembunyi di Sekitar Labuan Bajo

Jalan Jalan
7 Aturan yang Harus Dipatuhi Ketika Berwisata ke Kuil di Thailand

7 Aturan yang Harus Dipatuhi Ketika Berwisata ke Kuil di Thailand

Travel Tips
Berlibur ke Thailand, Kenali Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan

Berlibur ke Thailand, Kenali Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan

Travel Tips
Disneyland Hong Kong Dibuka Kembali 25 September 2020

Disneyland Hong Kong Dibuka Kembali 25 September 2020

Whats Hot
Urus Paspor Datang ke Rumah dengan Eazy Passport, Ini Ketentuan dan Prosedurnya

Urus Paspor Datang ke Rumah dengan Eazy Passport, Ini Ketentuan dan Prosedurnya

Travel Tips
Tak Bisa ke Kantor Imigrasi karena Pandemi? Coba Layanan Eazy Passport

Tak Bisa ke Kantor Imigrasi karena Pandemi? Coba Layanan Eazy Passport

Travel Tips
Cara Buat Paspor Masih Sama, Wajib Daftar Online Sebelum ke Kantor Imigrasi

Cara Buat Paspor Masih Sama, Wajib Daftar Online Sebelum ke Kantor Imigrasi

Travel Tips
Cara Booking Online Pendakian Gunung Semeru, Wajib bagi Calon Pendaki

Cara Booking Online Pendakian Gunung Semeru, Wajib bagi Calon Pendaki

Travel Tips
Pendakian Gunung Semeru Dibuka 1 Oktober 2020, Perhatikan 14 Poin Ini

Pendakian Gunung Semeru Dibuka 1 Oktober 2020, Perhatikan 14 Poin Ini

Travel Tips
Pendakian Gunung Semeru Buka Kembali 1 Oktober, Hanya 2 Hari 1 Malam

Pendakian Gunung Semeru Buka Kembali 1 Oktober, Hanya 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Taman Benyamin Sueb, Kilas Balik Perjalanan Karier Budayawan Betawi

Taman Benyamin Sueb, Kilas Balik Perjalanan Karier Budayawan Betawi

Jalan Jalan
Strawberry Rock, Spot Alternatif Memburu Golden Sunset di Labuan Bajo

Strawberry Rock, Spot Alternatif Memburu Golden Sunset di Labuan Bajo

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X